Perolehan Suara Gerindra pada 2019 Tergantung Prabowo Subianto
Sosok Prabowo Subianto masih berpengaruh di Partai Gerindra. Elektabilitas partai berlambang Kepala Garuda tergantung dari mantan Danjen Kopassus itu.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sosok Prabowo Subianto masih berpengaruh di Partai Gerindra. Elektabilitas partai berlambang Kepala Garuda tergantung dari mantan Danjen Kopassus tersebut.
"Gerindra partai yang dulu mengusung Prabowo. Figur Prabowo sebagai kompetitor Jokowi masih memberikan harapan untuk partai Gerindra," tutur Rully Akbar, peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI), kepada wartawan, Rabu (24/1/2018).
Baca: Calon Penumpang Lion Air Ini Batal Naik Pesawat, Ia Malah Ganti Kapal, Ternyata Ini yang Terjadi
Dia menjelaskan, suara Partai Gerindra menguat apabila Prabowo Subianto kembali masuk menjadi bakal calon presiden Republik Indonesia. Menurut dia, pengaruh figur di Partai Gerindra masih berpengaruh terhadap elektabilitas.
"Gerindra menguat jika Prabowo masuk capres. Ini menopang perolehan suara. Apalagi kalau Prabowo sukses. Prabowo menjadi calon pemimpin baru mendongkrak Gerindra," tambahnya.
Berdasarkan hasil survei LSI pada Januari 2018, Partai Gerindra mencatat 11,4 persen atau mengalami kenaikan 0,2 persen dibandingkan hasil survei satu bulan sebelumnya. Namun, nilai 11,4 persen itu masih di bawah perolehan di pemilihan legislatif 2014 yang mencapai 11,81 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ketua-umum-gerindra-prabowo-subianto_20180107_173338.jpg)