Minggu, 31 Agustus 2025

Jokowi Sebut Tak Ada Toleransi Bagi Pelaku Teror di Rumah Pimpinan KPK

Presiden Jokowi mengatakan tidak ada toleransi untuk pelaku teror di rumah ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif.

Penulis: Grid Network
Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Kabar teror yang mengancam ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif telah sampai ke telinga Presiden Jokowi.

Dilansir dari Kompas.com, Presiden Jokowi menginstruksikan KapolriJenderal (Pol) Tito Karnavian untuk mengusut tuntas teror bom di rumah ketua Komis Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif.

Menurut Jokowi, kejadian ini merupakan bentuk intimidasi kepada penegak hukum.

Jokowi juga mengatakan jika tidak ada toleransi untuk kasus ini.

Presiden Indonesia itu meminta agar pelaku dari aksi teror yang mengancam dua atasan KPK ini dikejar sampai dapat.

"Saya kira tidak ada toleransi untuk itu.

Kejar dan cari pelakunya" ucap Jokowi sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Jokowi meyakini jika aksi teror semacam ini tidak akan membuat KPK kendor dalam melaksanakan tugas-tugasnya memberantas korupsi di Indonesia.

"Agar semuanya menjadi jelas dan gamblang, siapa pelakunya.

BACA SELANJUTNYA

Sumber: GridHot.id
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan