Pemilu 2019
Sebut Sistem IT KPU Belum Optimal, Sandiaga Uno : Perlu Diawasi
Sistem online penyampaian dana kampanye tidak bekerja baik sehingga pasangan capres cawapres 02 harus mengurusnya secara manual
Editor:
Imanuel Nicolas Manafe
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Teknologi informasi yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali disebut-sebut bermasalah.
Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengungkapkan salah satu yang menjadi perhatiannya yaitu sistem aplikasi penyampaian dana kampanye yang tidak maksimal.
Baca: Dari Solo, Jokowi Akan Terima AHY di Istana Kepresidenan
Sistem online penyampaian dana kampanye tidak bekerja baik sehingga pasangan capres cawapres 02 harus mengurusnya secara manual.
Bagi Sandiaga Uno, pelaporan dana kampanye adalah hal yang mendasar.
"Tapi bagi saya, yang saya lihat saja, sistem aplikasi dana kampanye saja sudah tidak bisa digunakan secara optimal. Ini yang paling basic menurut saya. Dana kampanye yang kota ingin ada transparansi akuntabilitas, akhirnya kita lakukan secara manual," ujar Sandiaga Uno selepas menyampaikan orasi ilmiah di acara wisuda Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), di ICE BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/5/2019).
Selain sistem online pelaporan dana kampanye, Sandiaga Uno juga menyoroti banyaknya pelaporan kecurangan yang disebutnya sudah mencapai belasan ribu laporan.
"Saya rasa ada masalah di sistem dan IT dan ini semua harus kita bantu, harus kita awasi. Apa lagi kita belum bicara laporan kecurangan, yang sekarang sudah masuk dari 01 maupun 02 jumlahnya sudah belasan ribu," jelasnya.
Soal kecurangan, Sandiaga Uno menyinggung kubu 01 yang juga mengakui penyimpangan-penyimpangan di pesta demokrasi kali ini.
"Tapi kalau melihat laporan ini, Presiden juga sudah mengakui sekarang 01 sudah mengakui, ada kecurangan yang masif, ya harus kita lakukan tentunya tindak lanjut," ujar Sandiaga Uno.
Baca: Ijtima Ulama III Tuntut 01 Didiskualifikasi, Dedi Mulyadi Imbau Tak Usah Tanggapi Kubu Prabowo-Sandi
Sandiaga Uno mengajak masyarakat untuk mengawal KPU dalam menjalankan tahapan-tahapan Pemilu yang sedang berlangsung pada tahap rekapitulasi.
"Jadi ini harus kita kawal agar proses pemilu ini bisa harus kita yakini proses pemilu ini sudah jujur adil," ajaknya.
Penulis : Jaisy Rahman Tohir
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul : Sandiaga Uno Tuding Sistem IT KPU Bermasalah