Calon Presiden 2014

Survei Cyrus Network: Elektabilitas Prabowo dan Jokowi Sama-sama Meningkat

Direktur Eksekutif Cyrus Network (CN), Hasan Nasbi mengatakan, tidak ada kejutan berarti dari Prabowo Subianto dalam debat tadi semalam.

Survei Cyrus Network: Elektabilitas Prabowo dan Jokowi Sama-sama Meningkat
Warta Kota/henry lopulalan
DEBAT CAPRES-CAWAPRES 2014 - Kandidat capres dan cawapres no 1 Prabowo- Hatta (kiri) dan kadidat capres dan cawapres No 2 Jokowi-JK (kanan). 

Laporan wartawan tribunnews.com, Rahmat Patutie
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Cyrus Network (CN), Hasan Nasbi mengatakan, tidak ada kejutan berarti dari Prabowo Subianto dalam debat tadi semalam.   Hal ini dikatakan oleh Hasan, dalam rilis hasil survei Cyrus Network, di Restoran D’Consulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Selasa (10/62014).

Hasil rilis survei yang diungkap, diprediksi perolehan suara elektabilitas Jokowi-JK sebesar 53.6 persen dan Prabowo-Hatta hanya sebesar 41.1 persen.

"Survey tersebut diselenggarakan pada tanggal 25-31 Mei 2014. Ini merupakan kelanjutan dari survei berkala yang dilakukan oleh Cyrus Network," kata Hasan.

Dijelaskan, jarak elektabilitas antara mantan pongkostrad ini dengan Jokowi hanya tersisa 12.5 persen. Namun sayang, sepertinya gagal dimanfaatkan pada acara debat putaran pertama.

Hasan mengatakan, dalam suvei terbaru, angka unidentified voters tinggal 5 persen. Dari 5 persen tersebut, bisa dipetakan dengan instrumen lanjutan.
Sekitar 29 persen cenderung memilih Jokowi-JK, sementara 0.8 persen cenderung memilih Prabowo-Hatta, dan sisanya tetap merahasiakan pilihan.

Disamping itu, pihaknya mengakui kalau Prabowo sejauh ini mengalami peningkatan suara secara signifikan. Namun hal terebut selalu dibuatkan grafik, seperti masih sulit untuk memotong grafik elektabilitas Jokowi.

"Berhubung baru kali ini kami menguji dua pasangan ini, maka kami terpaksa membandingkan elektabilitas pertanyaan terbuka antara Jokowi dengan Prabowo,"ujarnya.

Ia menambahkan, pada periode November 2013 - Februari 2014, hingga Mei 2014, elektabilitas Prabowo pada pertanyaan terbuka meningkat 11 persen menjadi 16 persen, dan sekarang 38 persen. Kenaikan ini drastis. Namu hal yang sama juga dialami oleh Jokowi.

Pada periode yang sama Jokowi mendapatkan angka elektabilitas terbuka sebesar 28 persen, 27 persen, dan 51 persen.

"Jadi kedua tokoh ini sebenarnya sama-sama mengalami kenaikan, terutama setelah kandidat mengerucut menjadi 2 pasangan saja," katanya.

Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved