Pilpres 2019

Capres Yang Menang Pilpres, Yang Berhasil Dapatkan Dukungan Komunitas Alumni

Untuk itulah Ray Rangkuti melihat terjadi maraknya deklarasi dukungan Alumni untuk capres tertentu akhir-akhir ini.

Capres Yang Menang Pilpres, Yang Berhasil Dapatkan Dukungan Komunitas Alumni
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti saat ditemui di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (31/1/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ada perebutan suara kelompok intelektual oleh masing-masing kubu Calon Presiden dan Wakil Presiden menjelang hari "H" Pilpres 2019.

Karena menurut Pengamat politik Ray Rangkuti, kelompok intelektual masih belum menjatuhkan pilihan ke pasangan nomor 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin atau 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Untuk itulah Ray Rangkuti melihat terjadi maraknya deklarasi dukungan Alumni untuk capres tertentu akhir-akhir ini.

"Sebagian besar mereka masih menunggu siapa capres yang paling patut untuk dipilih dalam pilpres 2019. Tentu ada beberapa hal yang akan jadi faktor. Selain visi -misi, pendekatan lebih rasional dan dialogis akan memudahkan tim capres mengeruk suara mereka," ujar Ray Rangkuti kepada Tribunnews.com, Selasa (12/2/2019).

Jadi bisa dipahami, imbuh dia, jika masing-masing kubu begitu kuat dalam merambah pintu para kaum terdidik.

Baca: Dirut PLN Sofyan Basir Hadiri Pemeriksaan Sebagai Saksi di Persidangan Idrus Marham

Hasilnya seperti yang kita lihat belakangan ini. Berbagi alumni perguruan tinggi dan SMU, luar negeri menyatakan dukungan kepada capres 01 dan 02.

Dia mencatat, pertarungan suara untuk memastikan kemenangan Pilpres ada di kolompok ini. Siapapun tampaknya yang berhasil meraih suara mereka memiliki kans menang lebih besar.

"Sebab, jika melihat berbagai hasil survei yang ada, tingkat soliditas pemilih Jokowi dan Prabowo sudah sama-sama tinggi," jelas Ray Rangkuti.

Dan basis pemilih solid ini dia menilai, ada di komunitas Alumni.

Maka, lebih lanjut ia menjelaskan, mendapatkan suara dari mereka akan sangat menentukan kemenangan yang diharapkan.

"Dan sejauh ini, jika melihat maraknya dukungan alumni Perguruan Tinggi ke Pasangan 01, sinyal kuat bagi kubu 02 untuk lebih giat lagi masuk ke kalangan mereka," papar Ray Rangkuti.

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin menyakini derasnya deklarasi dukungan Alumni untuk Jokowi-Ma’ruf, bukan sekedar seremonial.

Menurut Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Tubagus Ace Hasan Syadzily, deklarasi dukungan Alumni sebagai bentuk kebangkitan kelas menengah terdidik untuk berdiri bersama Jokowi di Pilpres 2019.

Baca: Mien Uno Bela Sandiaga, Zulhas: Wajar Ibu Sayang Anak

Kebangkitan itu Ace tegaskan, akan mempengaruhi swing voters yang masih ragu dengan pilihannya dan undecided voters yang belum menentukkan pilihannya.

"Jumlah undecided voters dan swing voters akan semakin menipis sejalan dengan semakin dekatnya waktu pemilihan. Bahkan swing voters yang selama ini dukung Prabowo-Sandi akan mulai ragu dengan pilihannya dan mulai bergeser untuk memilih Pak Jokowi," ujar Ketua DPP Golkar ini kepada Tribunnews.com, Senin (11/2/2019).(*)

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved