Senin, 1 September 2025

Pilpres 2019

Jimly Asshiddiqie Minta Publik Sabar Menunggu Pengumuman KPU dan Kurangi Demo

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie meminta semua pihak bersabar menanti keputusan KPU soal Pilpres 2019.

Editor: Adi Suhendi
Yanuar Nurcholis Majid/Tribunnews.com
Jimly Asshiddiqie 

 Laporan wartawan tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Suasana usai pemilihan serentak 17 April 2019 lalu masih menghangat.

Semua pihak kini menanti pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum(KPU).

Selama menunggu pengumuman tersebut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie meminta semua pihak bersabar.

“Kita sama-sama harus bersabar. Beri kesempatan (agar) semua berproses (secara) resmi saja," ujar Jimly dalam pernyataannya, Kamis (2/5/2019).

Mantan Mantan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilihan Umum (DKPP) ini juga mengaku prihatin dengan berbagai macam kontroversi yang muncul usai perhelatan Pilpres 2019.

Baca: Respons Politikus PKS Sikapi Pertemuan Jokowi dengan AHY di Istana

Ia pun meminta semua pihak saat ini tidak melakukan aksi pengumpulan massa dalam jumlah besar, seperti demonstrasi atau unjuk rasa.

“Saran saya, sebaiknya kita kurangi dulu demo-demo dan opini-opini baik di darat maupun di udara sambil menunggu keputusan resmi dari KPU," kata Jimly.

Jimly juga mengingatkan bahwa secara hukum, NKRI juga sudah memiliki mekanisme yang sudah diatur oleh undang-undang jika ada sengketa terkait pelaksaan Pilpres maupun Pileg.

“Selanjutnya biarlah pihak-pihak resmi yang bekerja mempersiapkan diri (untuk kemudian) bersengketa dengan segala bukti yang diyakini oleh masing-masing pihak kalau ternyata nanti masih ada perbedaan pendapat," kata calon anggota DPD Dapil DKI Jakarta ini.

Baca: Pengamat Politik Leo Agustino Beberkan Kesan di Balik Pertemuan AHY dengan Jokowi di Istana

Ia juga mengajak rakyat pemilih agar kembali ke urusan masing-masing.

Karena sesungguhnya Pemilu sudah selesai meski secara formal hasilnya belum dinyatakan.

Meski demikian, Jimly tetap optimis bahwa tidak akan terjadi keributan apapun pascapengumuman resmi KPU sebagaimana yang dikhawatirkan banyak pihak.

“Insya Allah tidak akan terjadi apa-apa yang menghawatirkan pasca pemilu. (Pemilu kali ini) memang menegangkan, tapi (secara demokrasi), mendewasakan juga," ujarnya.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan