Diplomasi Makanan Bugis Ala Jusuf Kalla

Saat mengecek tempat jamuan makan siang yang diagendakan pada Selasa 21 Mei 2013, JK pun disodorkan daftar menu

Diplomasi Makanan Bugis Ala Jusuf Kalla
TRIBUN/DANY PERMANA
Chairman Centrist Asia Pacific Democrats International, Jusuf Kalla, menghadiri jumpa pers Konferensi CAPDI, di Jakarta, Rabu (24/4/2013). Konferensi CAPDI yang akan diselenggarakan di Makasar tersebut rencananya akan dihadiri tokoh internasional seperti Aung San Suu Kyi (Myanmar), Jose Manuel Barroso (Uni Eropa), Thaksin Shinawatra (Thailand), Jose de Venecia (Filipina), Datuk Seri Dr Muhammad Najib bin Tun Razak (Malaysia), Xanana Gusmao (Timor Leste), Fidel Ramos (Filipina), dan lain-lain. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Inilah gaya asli Jusuf Kalla. Ketika meninjau persiapan pelaksanaan Pertemuan Centris Asia Pacific Democratic International (CAPDI) yang diikuti sekitar 18 negara di Makassar, bersama rombongan panitia pelaksana antara lain Erwin Aksa, Iskandar Mandji, Pieter Watimena, Yasril Ananta Baharuddin di kediamannya di Jalan Haji Bau Makassar JK sempat membuat "kalang kabut" panitia yang mengurusi bidang makanan.

Saat mengecek tempat jamuan makan siang yang diagendakan pada Selasa 21 Mei 2013, JK pun disodorkan daftar menu makanan dan test food. JK membaca dengan cermat daftar makanan yang tertulis antara lain, salad, sup, steak dan aneka makanan lainnya yang semua berbau makan Barat.

Kepada tim yang menyiapkan makanan yang didatangkan khusus dari hotel berbintang JK kemudian berbicara dengan gayanya yang kocak, sebagaimana yang diceritakan staf khususnya Egy Massadiah.

"Anda jangan sekali-sekali mau menyaingi koki-koki barat dengan menyajikan makanan yang mereka sangat kuasai dan ahli. Lagi pula sangat tidak istimewa kalau anda sodorkan makanan yang mereka bisa dapatkan dimana saja dan boleh jadi jauh lebih enak," kata JK.

"Pokoknya saya mau anda hidangkan semua jenis makanan Bugis, ada ikan bakar, telur ikan terbang, pallu mara, cobek cobek, sambal mangga," kata JK.

"Kita ini mau makan enak, bukan makan formal-formalan, ini kesempatan kita menunjukkan aneka masakan Bugis, cara dan tradisi kita sebagai orang Bugis menjamu tamu-tamu. Kita tidak boleh terasing di negeri sendiri dengan menjamu mereka makanan ala Barat," papar JK.

"Biarkan mereka menikmati makanan dan merasakan keaslian Bugis, kalau ada rendang nanti mereka bingung, ini kita sedang makan di Makassar atau di kota Padang," ujar JK yang disambut tawa lebar para panitia.

Itulah JK, sangat mencintai bangsanya, sangat menghormati kuliner negerinya, memberikan wadah terhormat terhadap aneka makanan leluhurnya. Itulah diplomasi makanan Bugis ala JK.

Penulis: Dahlan Dahi
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved