Warga Prabumulih Heboh, Puncak Gedung DPRD Mirip Salib

Depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Prabumulih, mirip lambang salib jika dilihat dari kejauhan.

Warga Prabumulih Heboh, Puncak Gedung DPRD Mirip Salib
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Prabumulih, 

TRIBUNNEWS.COM.PRABUMULIH - Masyarakat kota Prabumulih sejak beberapa hari terakhir heboh. Pasalnya, motif profil bangunan di bagian atas sebelah depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Prabumulih, mirip lambang salib jika dilihat dari kejauhan.

Kondisi itu dinilai masyarakat jika gedung wakil rakyat tersebut seolah-olah mirip dengan rumah ibadah. Tidak hanya menjadi perbincangan di kaki lima, namun adanya lambang mirip salib di profil gedung dewan itu menjadi perbincangan hangat di jejaring sosial seperti facebook dan lainnya.

"Itu GEREJA apo kantor kok ado salibnya sih? Isss," tulis Septia Reza Arika dalam dinding facebook grup kota Prabumulih.

Senada disampaikan Aurel Uleng, "Itu kantor DPRD apa GEREJA. kok ada salib nya".

Hal sama juga disampaikan Edi Haryono Ari yang baru menyadari tanda salib kemudian menulis didinding grup kota prabumulih dengan tulisan "Baru nyadar bahwa gambar kantor dprd diatasnya seperti tanda salip kesengajan atau gmana gitu". T

idak hanya baru menyadari gedung dewan ada tanda salib, para nitizen juga mengomentari agar tanda dihilangkan. Seperti ditulis Mila Bunda Rizqi di dinding facebook "Iyo nian di jingok dari kejauhan mencak gereja,, cubo ilangke be yg menca tando panah tu,, gedung DPRD tapi sekilas persis GEREJA,,," tulisnya.

Begitupun, Indarto Gas juga meminta jajaran dewan melakukan perbaikan. "Bagusnya di rubah, minimal rubah catnya biar netral, gak bikin jelas cak salib gitu, masak sih yg dari partai muslim gak perhatikan dikit" celotehnya.

Sementara, Agus (35) warga sekitar gedung DPRD Prabumulih ketika diwawancarai menuturkan, tanda salib di gedung dewan memang baru diketahui menyerupai tanda salib dan menjadi perbincangan masyarakat.

"Dilihat dari jauh memang seperti tanda salib, ini sudah sejak beberapa hari terakhir menjadi perhatian masyarakat dan perbincangan. Para dewan atau jajaran harus segera bertindak melakukan perbaikan, jangan hanya diam," katanya seraya menuturkan lebih bagus tanda salah satu agama itu dihilangkan agar tidak menimbulkan SARA.

Terpisah, Sekretaris DPRD Kota Prabumulih, Heryani SE MSi menanggapi hal itu mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pimpinan dewan dan akan segera melakukan perbaikan.

"Sebetulnya tidak ada niat kita membuat itu, itu hanya kebetulan saja dan kita akan koordinasikan dengan pimpinan, lalu segera memperbaiki," bebernya.

Tags
Prabumulih
Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved