Ibu Hamil Korban Longsor Ditandu Sejauh 3 Km Menuju Desa Bantar

Penduduk Dusun Sikenong Desa Bantar serta warga satu desa di Desa Suwidak harus terisolasi dari dunia luar.

Ibu Hamil Korban Longsor Ditandu Sejauh 3 Km Menuju Desa Bantar
Tribun Jateng/Khoirul Muzakki
Sri Devi harus ditandu menembus hutan jalan setapak sejauh 3 kilometer dari rumahnya di Desa Suwidak Banjarnegara agar bisa mengakses fasilitas kesehatan, Rabu (10/1/2018). Jalan utama putus total tergerus longsor. Tribun Jateng/Khoirul Muzakki 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNNEWS.COM, BANJARNEGARA - Pergerakan tanah di Dusun Pramen Desa Bantar, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara terus meluas.

Longsor yang mulanya terjadi di lahan perkebunan warga semakin mengarah ke permukiman.

Akses jalan kabupaten dari Desa Bantar menuju Suwidak Wanayasa putus total karena ambles hilang tergerus longsor.

Akibatnya, penduduk Dusun Sikenong Desa Bantar serta warga satu desa di Desa Suwidak harus terisolasi dari dunia luar.

Kondisi ini begitu mencemaskan, terutama bagi 23 ibu hamil di Desa Suwidak yang setiap waktu butuh akses menuju fasilitas kesehatan di luar desa.

Tiga ibu di antaranya bahkan akan melahirkan dalam hitungan hari.

Baca: Gagal Bikin Poros Baru di Jatim, Gerindra Akhirnya Dukung Gus Ipul

"Nasib ibu hamil, lansia maupun warga yang sakit ini memprihatinkan. Karena bingung bagaimana membawa mereka keluar desa," kata Kepala Desa Suwidak Arif Santosa, Kamis (11/1/2018).

Tak pernah terbayangkan oleh Sri Devi (27), ibu hamil dari Desa Suwidak, jika proses persalinannya bakal diuji dengan kondisi memprihatinkan seperti ini.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help