Gempa di Sulteng

Empat Truk Berisi Logistik untuk Pengungsi Gempa di Luwu

Bagi pengungsi yang masih pelajar, Cakka juga sudah menginstruksikan kepada para kepada kepala agar menerima menjadi siswa di sekolah.

Empat Truk Berisi Logistik untuk Pengungsi Gempa di Luwu
desy/tribunluwu
Sebanyak 400 orang pengungsi gempa dan tsunami dari Sulawesi Tengah (Sulteng) di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Laporan Wartawan tribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNNEWS.COM, LUWU  - Sebanyak 400 orang pengungsi gempa dan tsunami dari Sulawesi Tengah (Sulteng) di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ini dikatakan  Bupati Luwu Andi Mudzakkar, yang kini tengah berada di perjalanan menuju lokasi bencana membawa bantuan logistik, Kamis (11/10/2018).

"Jumlah pengungsi asal Sulteng di Luwu mencapai 400 orang. Saya sudah keluarkan edaran kepada kepala desa agar mencatat semua keluarga yang dilanda bencana di Palu supaya dilaporkan dan selanjutnya akan kita berikan bantuan," ujar Cakka sapaan akrab Andi Mudzakkar.

Cakka menguraikan, 400 pengungsi tersebut tersebar di 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Luwu.

Baca: Bila Surabaya Diguncang Gempa, Potensi Terjadi Amplifikasi Tinggi

"Saat ini semua Puskesmas yang ada di Luwu jadi posko bencana korban gempa Palu," katanya.

Bagi pengungsi yang masih pelajar, Cakka juga sudah menginstruksikan kepada para kepada kepala agar menerima menjadi siswa di sekolah.

"Saya sudah instruksikan juga kepada kepala sekolah agar diterima disemua tingkatan, tidak ada alasan untuk tidak diterima," ucapnya.

Pelaksana tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Lukman mengatakan, dari 400 pengungsi itu, 200 orang di antaranya sudah diberi bantuan.

"Kami menyiapkan empat truk berisi logistik bahan makanan, minuman dan perlengkapan bayi, untuk disalurkan bantuan kepada pengungsi asal Palu dan sekitarnya. Yang belum dapat, segera akan disalurkan," kata Lukman.

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved