Minggu, 31 Agustus 2025

UPDATE TERBARU Kasus Mayat dalam Koper, Polisi Soroti Hubungan Asmara Korban

UPDATE Terbaru Kasus Budi Hartanto, korban mutilasi mayat di dalam koper. Polisi mulai fokus ke motif asmara korban!

Editor: Mohammad Rifan Aditya
Surya
(Foto kiri) detik-detik penemuan koper berisi potongan mayat yang diduga mayat guru honorer asal Kediri. Foto kanan Korban semasa hidup 

UPDATE Terbaru Kasus Budi Hartanto, korban mutilasi mayat di dalam koper. Polisi mulai fokus ke motif asmara korban!

TRIBUNNEWS.COM - Polda Jatim mulai fokus ke motif asmara di balik pembunuhan Budi Hartanto, korban mutilasi mayat dalam koper di Blitar.

Polisi mulai menyingkirkan motif perampokan don ekonomi semakin tak terbukti.

Polda Jatim menyebut motif pembunuhan Budi Hartanto mengarah kepada persoalan asmara.

Hal ini diterangkan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera.

 Sederet Postingan Terakhir Budi Hartanto, Mayat Tanpa Kepala Blitar, Sering Buat Caption Soal Asmara

 UPDATE Terbaru Mayat dalam Koper Tanpa Kepala Budi Hartanto: Luka Sayatan Tangan Isyarat Perlawanan

Ia menyebutkan bahwa motif ekonomi dan perampokan semakin menjauh dari hasil penyelidikan polisi kepada saksi.

Hasil sementara penyelidikan menunjukan motif asmara makin menguat pada kasus mayat dalam koper.

"Jadi kami hilangkan motif perampokan atau ekonomi, kami masuk pada motif asmara," kata Barung saat ditemui awak media di ruang Humas Polda Jatim seperti dilansir Tribunstyle.com dari Tribun Jatim, Jumat (5/4/2019).

Budi Hartanto Motif Pembunuhan
Budi Hartanto Motif Pembunuhan (TribunStyle.com Kolase/Instagram)

Berdasarkan keterangan saksi, didapatkan bahwa korban memiliki kecenderungan orientasi seksual yang berbeda.

Barung tak menerangkan secara detail mengenai orientasi seksual berbeda korban. Simak halaman selanjutnya >>>>

Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan