Pemilu 2019

Polisi Tangkap Tujuh Terduga Pelaku Serangan Fajar di Kota Pekalongan Sebelum Subuh

Polres Pekalongan Kota ringkus tujuh orang yang diduga melakukan politik uang.

Polisi Tangkap Tujuh Terduga Pelaku Serangan Fajar di Kota Pekalongan Sebelum Subuh
KOMPAS.com/Dhias Suwandi
Logistik Pemilu 2019 yang masih berada di KPUD Kota Jayapura dan belum terdistribusi di 744 TPS yang ada di Distrik Jayapura Selatan dan Abepura (17/04/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - Polres Pekalongan Kota ringkus tujuh orang yang diduga melakukan politik uang.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut, dilakukan sebelum Subuh di dua tempat yang ada di Kota Pekalongan.

Terduga pelaku politik uang yang tertangkap kini diamankan ke Mapolres Pekalongan Kota.

Dijelaskan Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu, nama ketujuh terduga sudah dikantongi Polres sejak sebulan lalu.

"Berkat pengawasan dan kejelian petugas, terduga berhasil diamankan menjelang pencoblosan lengkap dengan barang buktinya," jelasnya, Rabu (17/4/2019).

AKBP Ferry menerangkan, lokasi penangkapan di Gang 1 Landung Sari Kecamatan Pekalongan Timur. Sedangkan lokasi kedua di Kramat Sari Kecamatan Pekalongan Barat.

"Di Landung sari, petugas berhasil mengamankan lima orang terduga dengan barang bukti berupa stiker Caleg, handphone, dan sejumlah uang. Dan kelimanya mengaku telah membagikan sejumlah uang pada Selasa (16/4/2019) sore," paparnya.

Dilanjutkan Kapolres Pekalongan Kota, di Kramat Sari Kecamatan Pekalongan Barat, dua terduga diamankan dengan barang bukti Rp 700 ribu, yang dipecah Rp 20 ribu dan 50 ribu.

"Barang bukti berupa uang sebagian sudah dibagikan dan yang kami amankan hanya Rp 700 ribu. Ketujuh orang tersebut dibawa ke Satreskrim Polres Pekalongan Kota," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved