Piala AFF U19

Evan Dimas, Tak Pernah Lupa Minta Doa Ibu

Pemain jebolan PS Mitra Surabaya ini menjadi pemain paling subur di Timnas Indonesia dengan torehan lima gol.

Evan Dimas, Tak Pernah Lupa Minta Doa Ibu
Evan Dimas 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Sebelum Piala AFF U-19 digelar, nama Evan Dimas Darmono belum banyak dikenal. Kapten tim Garuda Muda itu memang baru tercatat sebagai gelandang serang Persebaya 1927 .

Tetapi ketika tampil membela Merah Putih di Piala AFF U-19, sosok pemain yang pendiam dan rendah hati itu, justru menjadi perhatian pecinta bola, bahkan pelatih tim-tim peserta Piala AFF karena penampilan dan kemampuan bolanya yang konsisten selama turnamen berlangsung.

Putra pertama dari pasangan Condro Darmono dan Ny Ana itu selalu agresif, lincah dan tanpa kompromi saat memainkan bola di lapangan. Ini sangat berbeda dengan penampilannya ketika di luar lapangan yang tidak banyak omong dan murah senyum.

Pemain jebolan PS Mitra Surabaya ini menjadi pemain paling subur di Timnas Indonesia dengan torehan lima gol. Kemasan gol sebanyak itu menujukan bukti, Evan merupakan pemain berbakat luar biasa.

Tak hanya memiliki naluri mencetak gol tinggi, Evan juga mahir mengatur tempo permainan, mendistribusikan bola dan sebagai pemain pengatur serangan.

Anak pertama dari empat saudara ini ibarat roh dan otak permainan Merah Putih. Kehadiran Evan selalu dinanti-nantikan dan jadi peran penting di skuad Indonesia. Tanpa Evan, permainan Indonesia bisa goyah karena tidak ada pengatur lapangan di sektor tengah.

Evan mengawali karir sepak bola bersama Sekolah Sepak Bola (SSB) Mitra Surabaya ketika berusia 11 tahun. Sejak kecil, Evan yang juga hobi bermain tenis meja ini menyukai sepak bola.

Evan tumbuh dikeluarga sederhana. Ayahnya, Condro Darmono sehari-harinya bekerja sebagai petugas keamanan, ibunya, Ny Ana sebagai ibu rumah tangga yang tinggal di Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep, Surabaya.

Evan merupakan satu-satunya pemain Indonesia yang dikirim sebuah perusahaan perlengkapan olahraga untuk menimba ilmu sepak bola di Bercelona, Spanyol selama dua pekan.

Setelah belajar di Bercelona, Evan pernah membela tim Jawa Timur di PON XVIII/2012 di Riau. Sayang, Jatim gagal total pada ajang empat tahunan tersebut.

Halaman
123
Editor: Ravianto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
klasemen
Tim P M M S K
33141103
2914923
2914923
2814842
2814914
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help