Jumat, 29 Agustus 2025

Jleb! Trik Pendaki Perancis di Indonesia: Ikuti Sampahnya, Kalau Jalurnya Bersih Berarti Tersesat

Pendaki yang tidak sadar lingkungan akan mengakibatkan beberapa hal yang tak seharusnya terjadi seperti sampah.

Editor: Wahid Nurdin
Kompas.com
Rémi Colbalchini (29), pendaki gunung asal Perancis, yang mendaki 21 gunung api di Indonesia dalam sebulan. 

TRIBUNNEWS.COM - Mendaki gunung di Indonesia semakin digemari oleh anak muda.

Setiap gunung di Indonesia khususnya di pulau Jawa tak pernah sepi pendaki.

Peningkatan jumlah pendaki gunung sebenarnya akan menyejahterakan warga di sekitar gunung.

Pendapatan dari retribusi hingga jasa lainnya dapat mendongkrak perekonomian setempat.

Namun, disisi lain akan membuat alam yang dulunya sepi mulai ramai dengan manusia.

Danau Ranu Kumbolo yang berada di jalur pendakian ke Puncak Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Danau Ranu Kumbolo yang berada di jalur pendakian ke Puncak Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (KOMPAS IMAGES)

Mungkin itu tidak maslaah kalau semua pendaki memahami menjaga alam dengan baik.

Dengan banyaknya pendaki seperti saat ini bukan tidak mungkin banyak para pendaki yang tidak sadar lingkungan.

Itu tentu sangat berbahaya.

Pendaki yang tidak sadar lingkungan akan mengakibatkan beberapa hal yang tak seharusnya terjadi seperti sampah.

Sampah tentu akan membuat ekosistem gunung dapat terganggu dan bisa mengangu kelestarian gunung.

Satu kisah pendakian yang sangat miris dibagikan oleh akun Facebook, Sisi Lain.

Akun Facebook Sisi Lain membagikan kisah yang ironis mengenai pendakian di Indonesia.

Video tersebut membahas tentang perjalanan seorang pendaki Perancis yang mempunyai cara unik agar tidak tersesat.

Pendaki bernama Rémi Colbalchini ini sudah mendaki berbagai pegunungan di tanah air.

Dia mengikuti sampah agar tidak tersesat di gunung.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan