ABC World

Sistem Peringatan Tsunami Internasional Diujicoba di Melbourne

Gempa berkekuatan hingga 9,1 SR terjadi di selatan Pulau Jawa, dan memicu tsunami yang mengancam sebagian besar pantai barat Benua…

Gempa berkekuatan hingga 9,1 SR terjadi di selatan Pulau Jawa, dan memicu tsunami yang mengancam sebagian besar pantai barat Benua Australia. Peringatan tsunami pun disebar dan upaya evakuasi segera dilakukan.

Lindsay Gilbert, petugas di Pusat Peringatan Tsunami Australia di Melbourne lalu mengontak rekannya di Perth untuk menyampaikan ancaman datangnya tsunami ke kota itu.

Sementara itu, Vivek Nagar petugas lainya mengecek informasi dari data komputer Biro Meteorologi, dan para wartawan sibuk menyebarkan informasi.

Untungnya, inilah hanyalah sebuah skenario yang menjadi bagian ujicoba sistem peringatan tsunami internasional yang berlangsung di Melbourne.

Latihan berkode IOWAVE14 ini melibatkan 24 negara di pesisir Samudera Hindia.

Dari Australia sendiri sejumlah lembaga turut ambil bagian termasuk ABC.

Dalam latihan ini, jika gempa berkekuatan 9,1 SR benar-benar terjadi, maka pesisir Australia Barat akan diterjang tsunami. Peringatan yang dikeluarkan oleh sistem ini mencapai kategori Land Threat, yang paling tinggi dalam sistem peringatan tsunami.

Menurut Rick Bailey, kepala bagian tsunami dan prakiraan kelautan dari Biro Meteorologi menjelaskan dari ujicoba ini terlihat betapa besarnya ancaman yang akan dialami Australia dari peristiwa alam ini.

Para petugas di Pusat Peringatan Tsunami hanya akan memiliki kurang dari 25 menit waktu untuk menganalisa dan menyebarkan informasi.

Namun sistem yang ada sekarang diyakini sudah jauh lebih maju dibandingkan dengan yang ada di tahun 2004 saat tsunami Aceh terjadi.

Dalam latihan ini misalnya, lembaga pemerintah menunjukkan kapasitas mereka dalam merespon situasi darurat. ABC Australia misalnya menghadapi tantangan bagaimana tetap menjalankan tugasnya menyebarkan informasi namun harus mengevakuasi stafnya dari kantor ABC di kota-kota pesisir.

Di Madagascar dan Mauritius, pihak berwenang bahkan melakukan evakuasi sejumlah penduduk sebagai bagian dari ujicoba ini.

Latihan ujicoba sistem peringatan tsunami semacam ini berlangsung setiap dua tahun sekali.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved