Logo Mata Akademia

Merayakan Pendidikan, Membaca Perspektif Akademisi

icon arrow down

Sebuah Kanal Khusus dimana para Akademisi bisa mempublikasikan karya ilmiahnya untuk berkontribusi dalam pendidikan Indonesia

Rapor-Merah-Komunikasi-Pemerintah-dalam-Bencana-Sumatera.jpg

Rapor Merah Komunikasi Pemerintah dalam Bencana Sumatera: Antara Penyangkalan dan Panggung Politik

Rasa nirempati tumbuh lebat seperti lahan kebun sawit dan empati pun hanyut bersamaan dengan air bah banjir.

ilustrasi-kanker_4.jpg

Di Balik Kanker, Ada Harapan dan Kekuatan

Angka kematian akibat kanker dapat diturunkan dengan memperkuat pencegahan primer, sekunder dan tersier yang membutuhkan pendekatan lintas sektor.

Winda-Eka-Dosen-UPN.jpg

Tembok Trump, Shutdown, dan Krisis Demokrasi

Shutdown pemerintah AS berdampak pada pasar global, termasuk penurunan nilai dolar, fluktuasi yield obligasi, dan gangguan rantai pasokan global.

Medali-untuk-Soeharto-luthfi-hasanal-bolqiah.jpg

Medali untuk Soeharto: Antara Data dan Ingatan

Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto memicu perdebatan. Yang membuat keputusan ini berada di antara data dan ingatan publik.

Potensi-pangan-lokal-ketahanan-pangan-di-NTT.jpg

Pangan Bukan Hanya Soal Panen

Krisis pangan di NTT bukan karena kekurangan produksi, tapi lemahnya distribusi, minim edukasi gizi, dan budaya makan yang bias terhadap beras.

Pemberian-Anugerah-Pahlawan-Nasional_20251110_155308.jpg

Politik Pahlawan, Politik Lupa

Rencana gelar pahlawan untuk Soeharto jadi ujian moral bangsa. Negara memuliakan pelaku pelanggaran HAM, tapi membungkam rakyat yang bersuara.

Luthfi-Hasanal.jpg

Gaduh Whoosh, Menteri Koboy, dan Guru Menampar Murid: Di Mana Partai Politik?

Partai politik tak terlihat di tengah gaduhnya Whoosh, Menteri “Koboy” Purbaya vs pejabat lain, hingga kasus guru menampar murid.

Jerry-Indrawan-MSi-Han-Dosen-Ilmu-Politik-UPN-Veteran-Jakarta.jpg

Moralitas dalam Makan Bergizi Gratis

Sejak digaungkan Presiden Prabowo Oktober lalu, Makan Bergizi Gratis (MBG) seakan menjadi ujung tombak pemerintah dalam memulai masa bakti 5 tahunnya.

Presiden-Prabowo-Subianto-menyampaikan-ucapan-selamat-Hari-Sumpah-Pemuda-ke-97.jpg

Sumpah Pemuda 5.0: Meneguhkan Persatuan di Era Disrupsi

Sumpah Pemuda 5.0 menuntut kita untuk melintasi batas fakultas, batas profesi, bahkan batas generasi.