Sabtu, 30 Mei 2026
ABC World

Kabut Asap di Palangkaraya Sebabkan Pneumonia dan Diare pada Banyak Anak

Korban termuda dari kabut asap yang melanda wilayah Indonesia dan sebagian Asia Tenggara dibawa ke bangsal anak di Palangkaraya, Kalimantan…

Tayang:

Ia mengutarakan, "Mungkin itu karena kurangnya pendidikan - mereka berpikir bahwa tak ada masalah dengan tubuh mereka saat ini, tetapi sebagai dokter, kami tahu bahwa pada akhirnya itu akan menimbulkan efek di masa depan."

Kabut di Palangkaraya disebabkan oleh lahan gambut di sekeliling kota yang terbakar perlahan.

Kebanyakan dari mereka sengaja dibakar sebagai cara murah dan mudah untuk membuka lahan.

Ini adalah taktik umum yang menyebabkan masalah setiap musim kering, tapi jauh lebih buruk tahun ini karena kekeringan berkepanjangan.

Seharusnya, Kalimantan mulai diguyur hujan sejak sekitar sebulan yang lalu, tapi hujan sporadis pertama justru baru mulai pekan ini.

Dibutuhkan waktu berminggu-minggu agar hujan lebat turun ke tanah dan memadamkan kebakaran lahan gambut.

Ada sekitar 20.000 tentara yang membantu memadamkan kebakaran di Kalimantan dan Sumatera, tetapi ini adalah pertempuran satu pihak.

Kebakaran sulit untuk ditemukan karena kabut asap, dan mereka sering membakar lebih dari satu meter di bawah permukaan tanah.

Di pinggiran Palangkaraya, sebuah unit militer sedang mencoba untuk menemukan titik terparah dan menghentikan penyebaran api.

Para prajurit mengarahkan selang pemadam ke lahan gambut yang membara, tapi cepat kehabisan air. Sebuah tanker diperbantukan untuk menampung air.

"Kami memiliki peralatan yang kami butuhkan. Tapi kami kekurangan air dan tak bisa menggunakan peralatan tanpa air, jadi kami terlebih dahulu harus menggali kanal yang membawa air untuk kami," kata Letnan Dua Buhari Badarmain.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved