Sempat Dituding Gila, Pria Indonesia Ini Beli Burung Merpati Rp 1 Miliar
Seekor burung merpati jantan bernama Jayabaya saat ini memegang rekor burung merpati termahal di tanah air. Karena burung merpati…
Burung ini kerap menjuarai berbagai lomba merpati tinggi kolongan meja.
Tahun 2018 ia menjadi burung peraih poin tertinggi dalam lomba nasional yang digelar Penggemar Merpati Tinggi Indonesia (PMTI) wadah komunitas penghobby merpati tinggi di Indonesia.
Jayabaya sangat tangkas dalam ajang lomba merpati tinggi kolongan meja. Pada lomba jenis ini merpati akan diterbangkan selama waktu tertentu dan dipancing untuk mendarat tepat di sebuah meja dimana pasangannya berada.
"Kalo menurut saya ini jenis lomba adu merpati yang paling sulit, karena tidak hanya mengandalkan kecepatan burung untuk mendarat tapi juga mengandalkan kecerdasan burung untuk mendarat dengan menyentuh meja, kalau tidak menyentuh meja, kalah," tuturnya.
Robby yang mengaku gemar dengan merpati aduan sejak di sekolah dasar ini mengatakan pada lomba jenis ini, bermodalkan burung berpredikat juara nasional saja tidak cukup. Tetapi harus ditunjang oleh tim yang baik dan kompak.
"Di luar dari faktor burung itu, ada juga dibantu team, ada yang merawat burung-burung ini setiap hari, dia harus paham makan jam berapa, kapan mandi, asupan makanan dan vitaminnya. Ada juga yang melatihnya."
"Ketika lomba ada yang tugas sebagai pelepas itu harus paham kapan saat terbaik melepaskannya, burungnya lemas atau tidak, tenanganya udah cukup atau kurang."
"Begitu juga yang jadi pengepak pasangan, harus tau kapan saat yang tepat mengepakan pasangannya, jadi semua harus kerjasama dan kompak. Kalau gak singkron itu akan berpengaruh ke burung." tambahnya.
Selain jenis lomba merpati tinggi, ada juga jenis lomba merpati balap yang mengandalkan kecepatan burung mendarat dari satu titik ke titik lain, dan lomba merpati tinggi bebas, dimana burung mendarat bebas di tanah yang hanya mengandalkan kecepatan burung mendarat.
Photo:
Robby Eka Wijaya dikira \'gila\' karena berani membeli Jayabaya seharga Rp 1 miliar (Foto: ABC Indonesia)
Lomba merpati kian marak dimana-mana
Sementara itu, Ketua Penggemar Merpati Tinggi Indonesia (PMTI) Edhi Susanto Kusumadi mengatakan pembelian Jayabaya senilai 1 miliar diyakini akan semakin mendongkrak pamor hobi merpati aduan tinggi,
Belakangan, khususnya 3 tahun terakhir, penggemar ketangkasan ini semakin meningkat.
Hal itu terlihat dari membludaknya peserta lomba yang mereka gelar. Pada setiap lomba yang diselenggarakan PMTI setiap 2 minggu sekali, jumlah peserta bisa mencapai 1000 burung.
"Ini lomba yang bisa diikuti semua kalangan, biayanya juga terjangkau dengan hadiah yang lumayan hingga ratusan juta rupiah," tuturnya.
Ia juga mengatakan saat ini penggemar lomba merpati tinggi sudah menyebar dari berbagai, khususnya Jawa Barat dan Jawa Tengah.
PMTI berharap pamor lomba merpati tinggi ke depan bisa lebih diangkat dan didukung oleh pemerintah.