Sabtu, 18 April 2026
ABC World

Setengah Juta Orang Indonesia Tertular Corona, Apakah Vaksin Satu-satunya Harapan?

Setengah juta orang di Indonesia tertular virus corona. Apakah vaksin menjadi satu-satunya harapan ataukah perilaku yang perlu diubah…

Jumlah orang yang tertular virus corona di Indonesia telah mencapai angka setengah juta, di saat Pemerintah Indonesia masih berusaha untuk mendapatkan vaksin COVID-19.

KP Corona Indonesia

  • Indonesia menandatangani kesepakatan dengan Sinovac asal China, yang uji cobanya sedang berlangsung
  • Pemerintah akan memprioritaskan vaksinasi bagi warga lanjut usia dan pegawai negeri
  • Australia meningkatkan diplomasi vaksinnya di Asia Tenggara, menjanjikan Rp5 triliun untuk memberantas COVID-19

Kemarin, Kementerian Kesehatan Indonesia mengumumkan angka penularan harian baru naik lebih dari 4.400 orang, sehingga total kasus COVID-19 di Indonesia mencapai 502.110.

Saat ini Indonesia menjadi negara dengan jumlah penularan virus corona tertinggi di Asia Tenggara dan kedua di Asia.

Melihat data Johns Hopkins University, Indonesia kali ini berada di posisi ke-21 dengan kasus virus corona terbanyak di dunia, bahkan telah melampaui negara-negara yang sebelumnya memiliki kasus virus corona terbanyak seperti Turki, Swiss, Swedia, dan beberapa negara Eropa lainnya.

Sementara itu jumlah kematian di Indonesia saat pandemi telah mencapai lebih dari 16.000.

A woman wearing a protective face mask and a face shield walks past a banner depicting Indonesian President Joko Widodo.

AP: Firdia Lisnawati: Pemerintah Presiden Joko Widodo belum memutuskan vaksin mana yang akan digunakan.

Australia berkomitmen memberantas virus corona di Asia Tenggara

Australia telah mendedikasikan setidaknya A$500 juta atau sekitar Rp5 triliun untuk memberantas COVID-19 di Asia Tenggara dan Pasifik.

Pembuat obat CSL telah memproduksi vaksin Oxford-AstraZeneca, yang menurut para peneliti minggu ini telah terbukti 90 persen efektif dalam uji klinis tahap akhir.

Pada bulan Agustus, Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengatakan dia telah membahas vaksin tersebut dengan Presiden Jokowi sebagai tanda Australia kemungkinan akan meluncurkan vaksin ke negara-negara Asia Tenggara yang tertarik untuk menerimanya.

Menteri Kesehatan Australia, Greg Hunt mengatakan Pemerintah dapat menggunakan fasilitas raksasa biotek CSL untuk memproduksi vaksin baik untuk Australia dan kawasan.

"CSL memiliki fasilitas produksi untuk vaksin di Melbourne dan perusahaan mana pun yang membawa vaksin ke pasar, akan membutuhkan fasilitas produksi tambahan di seluruh dunia," ujarnya.

Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa

AP/ABC

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved