Strategi Bea Cukai Untuk Tingkatkan Ekspor Dari Berbagai Sektor

Terus dukung dan angkat potensi ekspor nasional, Bea Cukai melakukan berbagai upaya strategis untuk meningkatkan kegiatan ekspor nasional di berbagai

TRIBUNNEWS.COM - Terus dukung dan angkat potensi ekspor nasional, Bea Cukai melakukan berbagai upaya strategis untuk meningkatkan kegiatan ekspor nasional di berbagai wilayah dari berbagai sektor.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta, Finari Manan mengungkapkan dalam mewujudkan upaya tersebut, Bea Cukai Soekarno Hatta melakukan sinergi dengan Soekarno Hatta Trade Facilitation Committee (STFC) untuk menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai penghubung penerbangan, baik penumpang maupun kargo.

“Kita harus memperkuat ekspor industri kecil menengah (IKM) di Indonesia. Hal yang perlu ditingkatkan adalah percepatan pelayanan serta otomasi sistem,” ungkap Finari Manan pada rapat koordinasi bersama STF, Rabu (19/2) lalu.

Finari menambahkan bahwa pihaknya di Bea Cukai Soekarno-Hatta juga akan melakukan asistensi secara rutin terkait aturan kepabeanan, khususnya di bidang ekspor.

Sementara itu, Bea Cukai Kualanamu turut menggalakkan ekspor dengan menjadi fasilitator dalam dunia perdagangan internasional khususnya eksportasi komoditas hasil pertanian asal Indonesia. Hal itu terwujud dalam sinergi bersama Karantina Pertanian dalam Gerakan tiga kali lipat ekspor (Gratieks) yang pada Jumat (21/2) lalu melepas ekspor 28 komoditas pertanian senilai Rp79,6 miliar ke 28 negara.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang turut hadir dalam pelepasan ekspor tersebut, mengapresiasi kinerja tersebut dan mengharapkan ekspor tiga kali lipat ini dapat berlangsung dengan lancar kedepannya.

Dari sektor kebijakan, Bea Cukai juga secara kontinyu terus menambah izin fasilitas kepada perusahaan agar dapat melangsungkan kegiatan ekspor dengan lancar. Pada Senin (24/2), Bea Cukai Malang memberikan fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) kepada PT Honsoar Mapan Cabinetry (HMC) yang menargetkan penjualan ekspor hingga Rp147 miliar dalam setahun.

Selain itu, untuk mendukung ekspor berupa migas dan perikanan di daerah perbatasan, Bea Cukai Wilayah Kepulauan Riau memberikan fasilitas dan layanan yang optimal dengan mendirikan Kantor Bantu Bea Cukai di Ranai.

Kepala Kanwil Bea Cukai Riau, Agus Yulianto dan Bupati Natuna yang meresmikan kantor bantu tersebut berharap dengan berjalannya pelayanan kepabeanan ekspor langsung dari Natuna, mampu meningkatkan kegiatan perekonomian dan investasi di Kabupaten Natuna. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved