Dua Korea Bersitegang
Pasar Saham Asia Rontok akibat Perang Korea
Sejumlah pasar saham global bertumbangan pada perdagangan Selasa (23/11/2010) menyusul serangan Korut ke Korsel.
Para investor cemas atas krisis utang di Irlandia yang dikhawatirkan menyebar ke negara-negara Eropa. Di Asia, indeks saham juga terpuruk seiring serangan Korea Utara yang menembakkan peluru artileri ke wilayah Korea Selatan.
Pecahnya serangan dua Korea itu memicu indeks Hang Seng di bursa Hong
Kong jatuh 2,7 persen menjadi 22.896,14 dan India Sensex turun 2,1
persen menjadi 19.548,51.
Di kawasan Asia Tenggara, indeks Straits Times di bursa Singapura juga kehilangan 1,6 persen menjadi 19.548,51.
Namun, pasar saham di bursa Korea Selatan sudah menutup transaksinya
ketika mulai terjadi serangan oleh Korea Utara. Meski demikian, indeks
Kospi di bursa Korsel itu juga terkoreksi 0,8 persen menjadi 1.928,94.
Sedangkan pasar saham Jepang tutup terkait libur nasional.
Penurunan indeks saham juga terjadi pada China Shanghai Composite Index
yang terkoreksi 1,9 persen menjadi 2.828,28. Namun, penurunan indeks di
bursa Shanghai cenderung terimbas oleh sentimen negatif yang
dikhawatirkan dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Dalam perdagangan awal di bursa Eropa, indeks FTSE 100 di Inggris turun 0,9 persen menjadi 5.680,83, dan DAX Jerman tergelincir 0,3 persen menjadi 6.822,05.
Sementara itu, di Prancis, indeks CAC-40 terkoreksi 0,4 persen menjadi 3.788,80. Kondisi serupa juga terjadi di bursa Wall Street setelah indeks Dow futures rontok 89 poin, atau 0,8 persen di level 11.076,00.
Keterpurukan di pasar saham Eropa juga terjadi di Asia. Serangan Korea Utara terhadap tetangganya, Korea Selatan, ikut merontokkan bursa saham di kawasan Asia. Pasar saham terguncang setelah pecahnya kembali ketegangan antara dua Korea yang sempat berperang selama 1950-1953 itu.
Puluhan peluru artileri yang ditembakkan ke sebuah pulau di Korea Selatan, dekat perbatasan Korea Utara itu memicu serangan balasan kubu Korsel. Sedikitnya satu tentara Korsel dilaporkan tewas, dan tiga lainnya luka-luka.