Kamis, 14 Mei 2026

Nvidia hingga Amazon Web Service Tertarik Investasi di Indonesia

Perusahan digital asal Amerika Serikat mulai dari Nvidia hingga Amazon Web Service tertarik berinvestasi di Indonesia.

Tayang:
Tribunnews.com/HO
TERTARIK INVESTASI DI RI - Perusahan digital asal Amerika Serikat mulai dari Nvidia hingga Amazon Web Service tertarik berinvestasi di Indonesia. Ketertarikan tersebut terungkap dalam rangkaian pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan beberapa pimpinan perusahaan digital asal Amerika Serikat di sela agenda World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss. Dok: Kemenko Perekonomian 

Ringkasan Berita:
  • Selain Nvidia dan Amazon Web Service, ada Docusign, Crowdstrike, dan Cloudflare yang ikut berdialog terkait potensi investasi di bidang ekonomi digital
  • Airlangga Hartarto menilai Prabowo telah menjelaskan program-program ekonomi prioritas di bawahnya yang diklaim pro rakyat

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahan digital asal Amerika Serikat mulai dari Nvidia hingga Amazon Web Service tertarik berinvestasi di Indonesia.

Nvidia adalah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang semikonduktor, terkenal sebagai produsen GPU (Graphics Processing Unit) terkemuka di dunia, dengan CEO Jensen Huang. Sedangkan, Amazon Web Service adalah layanan komputasi awan (cloud computing) milik Amazon yang menyediakan lebih dari 240 layanan lengkap untuk individu, perusahaan, dan lembaga pemerintah.

Ketertarikan tersebut terungkap dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan beberapa pimpinan perusahaan digital asal Amerika Serikat di sela agenda World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss.

Baca juga: Jumlah Doktor Bidang Komputer di RI Minim, Nvidia Pilih Inves di Malaysia

Selain Nvidia dan Amazon Web Service, ada Docusign, Crowdstrike, dan Cloudflare yang ikut berdialog terkait potensi investasi di bidang ekonomi digital.

Sebagai perwakilan dunia usaha Indonesia, hadir Nongsa Digital Park selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam.

Pada kesempatan tersebut dibahas mengenai tren ekonomi digital dan potensi pengembangan investasi di Indonesia, khususnya di bidang data center, keamanan siber, hingga infrastruktur digital.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menghadiri Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia atau WEF Annual Meeting 2026.

WEF merupakan forum prestisius yang mendiskusikan dinamika terkini, khususnya yang berpengaruh pada kondisi perekonomian global.

Agenda utama Indonesia pada WEF Annual Meeting 2026 adalah pidato yang disampaikan Prabowo pada sesi Special Address di Davos Congress Center.

Partisipasi Prabowo dalam WEF Annual Meeting kali ini untuk menyampaikan konsep pemikiran ekonominya.

"Perdamaian dan stabilitas adalah aset paling berharga yang kita miliki," kata Prabowo dikutip dari siaran pers Kemenko Perekonomian pada Sabtu (24/1/2026).

Baca juga: Trump Izinkan Nvidia Jual Chip AI H200 ke Tiongkok, AS Dapat Komisi 25 Persen

"Keduanya bukanlah kemewahan, melainkan merupakan prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran bersama,” lanjutnya.

Airlangga menilai Prabowo telah menjelaskan program-program ekonomi prioritas di bawahnya yang diklaim pro rakyat serta mampu menghadirkan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

"Beliau juga menegaskan bagaimana cara memimpin Indonesia: kebijakan sosial harus meningkatkan produktivitas, dan produktivitas harus menghasilkan pertumbuhan,” kata Airlangga.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved