Pertamina Targetkan Penjualan MFO 380 cSt 1 Juta Kiloliter
Pertamina targetkan penjualan Marine Fuel Oil (MFO) 380 cSt 1 Juta Kilo Liter tahun 2010
Menurut Asisten Manager Marketing Support, PT. PERTAMINA (Persero) Pemasaran BBM Industri & Marine Region II, Iwan Yudha Wibawa, dalam kesempatan Media Workshop baru-baru ini, Pertamina saat ini sedang mengembangkan produk energi Marine Fuel Oil (MFO) 380 cst sebagai salah satu alternatif bahan energi baik untuk keperluan industri maupun angkutan laut.
Pertamina Industri dan Marine Regional II saat ini mulai memperluas sasaran penggunaan MFO 380 cSt di kota-kota padat industri yang memiliki pelabuhan atau dekat dengan pelabuhan laut seperti seperti Merak, Cirebon, Karawang, Cilegon, dan Jakarta.
Sejak di pasarkan pengguna bahan energi MFO 389 cSt menurut Iwan sekitar 65 persen dipergunakan sebagai bahan bakar industri dan sisanya 35 persen untuk memenuhi kebutuhan angkutan laut. “Tahun depan diharapkan penggunaan MFO bagi papal angkut logistik menjadi target penjualan Pertamina.” Katanya.
PT Pertamina (Persero) Selama ini lebih dikenal sebagai penyedia bahan bakar minyak non subsidi dan Public Service Obligation (PSO) dengan subsidi kepada masyarakat. Selain Pertamax, Pertamax Plus, dan Pertamina Dex yang digunakan pada kendaraan bermotor, Pertamina juga mendekati kalangan industri untuk menggunakan BBM Industri. Ini diharapkan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap BBM bersubsidi yang jumlahnya sangat terbatas.
MFO 380 cSt yang ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen terutama kapal besar di dalam negeri, seperti halnya kapal-kapal pengangkut batu bara, peti kemas (kapal kargo), minyak mentah (kapal tanker), dan kapal pengangkut gas Elpiji (Liquefied Petroleum Gas/LPG).
Asisten Manager Marketing Support, PT. PERTAMINA (Persero) Pemasaran BBM Industri & Marine Region II, Iwan Yudha Wibawa menyatakan, “Mutu produk BBM Pertamina secara kualitas dan kuantitas selalu terjamin serta memenuhi standar Internasional”.
Unit bisnis non PSO yang dimiliki Pertamina memberikan jaminan ketersediaan dan suplai BBM non PSO. Jaringan yang luas yang didukung dengan sarana dan prasarana angkutan BBM yang lengkap, serta lebih dari 120 lokasi Depot, Terminal Transit dan Instalasi merupakan jaminan keunggulan layanan yang dimiliki Pertamina. (*)