Rabu, 29 April 2026

Indonesia Negara Tujuan Investasi Utama Jepang

iJBIC, menyatakan Indonesia merupakan salah satu negara tujuan investasi Jepang utama di ASEAN pada tahun 2010.

Tayang:
Penulis: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Pihak  Japan Bank for International Cooperation (JBIC), menyatakan  Indonesia merupakan salah satu negara tujuan investasi Jepang utama di ASEAN pada tahun 2010.

Hal ini terungkap dalam seminar “Hasil Angket Investasi Perusahaan Jepang ke Luar Negeri Tahun 2010”, di Hotel Intercontinental, Jakarta Pusat., Rabu (24/3/2011)

Hasil angket  merupakan survei dilakukan melalui kunjungan atau wawancara via telepon, sejak bulan Juli sampai November 2010, terhadap 605 perusahaan Jepang, yang terdiri dari produsen peralatan elektronik sebanyak 17,9 persen, otomotif 17,5 persen, dan kimia 14,5 persen, dan beroperasi sejak tahun 1989.

Terungkap dari hasil angket , 6 negara penerima investasi Jepang terbesar pada tahun 2010, terdiri  Cina, India, Vietnam, Thailand, Brazil, dan Indonesia.

Pada  kesempatan  yang  sama  pembicara   yang  antara  lain dihadiri Kepala Cabang JBIC Jakarta Satake Takanori dan International Planning and Research Office of International Management Mimura Toshiharu. Mengutarakan , kemungkinan bertambahnya investasi Korea Selatan yang diprediksi semakin banyak di negara ASEAN.

Pada  kesempatan  para pembicara juga menjelaskan tentang upaya pemulihan setiap perusahaan setelah guncangan Lehmann.

Berdasarkan hasil survei, sebanyak 73 persen perusahaan berhasil pulih. Dari jumlah itu, sebanyak 77,9 persen perusahaan melakukan pemotongan biaya produksi, sedangkan 61,4 persen melakukan pemulihan dengan menambah penjualan produk di luar negeri.

Lebih lanjut dijelaskan penyebab meningkatnya investasi Jepang di Indonesia, yang sebelumnya menempati peringkat ke 8, yakni karena pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi, tenaga kerja yang murah dan melimpah.

Tidak hanya itu, hasil survei juga menunjukkan beberapa hal yang ditakutkan perusahaan Jepang untuk berinvestasi di Indonesia.

“Banyak dari investor Jepang yang mengeluhkan keamanan di Indonesia, terutama saat terjadi Bom bali tahun 2002, tindakan ekstrem muslim yang menganut garis keras, serta flu burung,” ujar Mimura.

“Namun, kestabilan mulai terbentuk pada tahun 2004, dan semakin membaik diikuti dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat sejak pemerintahan SBY.”

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved