Viar Luncurkan Roda 3 "Karya 150 dan 200"
kendaraan bermotor roda 3 cukup menunjukkan perkembangan luar biasa dengan kenaikan pertahunnya dari 300 persen
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Selama tiga tahun terakhir mulai 2008 hingga 2010 perkembangan kendaraan bermotor roda 3 cukup menunjukkan perkembangan luar biasa dengan kenaikan pertahunnya dari 300 persen (2009) dan 200 persen (2010).
Menurut General Manager Marketing PT Triangle MotorindoPrinsipal Viar Motor Ir Akhmad Zafitra Dalie, , disela-sela peluncuran VIAR Karya 150 dan Karya 200 Senin (20/6/2011) terus melakukan perbaikan dan pengembangan produk roda 3 , dengan melakukan penambahan line produksi, penambahan jenis dan peningkatan kualitas produk serta kualitas pelayanan konsumen.
Viar Karya Roda 3 diproduksi oleh PT Triangle Motorindo sebagai pabrikan atau prinsipal merek Viar yang sudah dikenal masyarakat lebih dari 11 tahun di Indonesia.
Selama ini PT Triagle Motorindo lebih dikenal sebagai pemain roda 2. Sejak tahun 2008 hingga kini varian Karya sudah menguasai market share penjualan Viar hampir 21 persen penjualan 2011 atau sebesar 25.200 per tahun atau rata rata 2.100 per bulan.
Dengan kenaikan sales roda 3 dari 200 unit (2008), naik 300 persen atau 600 unit (2009) dan naik 200 persen atau 1200 (2010), menunjukan kenaikan sales roda 3 luar biasa permintaannya, tapi tidak seimbang dengan
Roda 3 Viar Karya membantu para peritel atau pemilik agen kecil ataupun para pebisnis UKM seperti, usaha ritel gas, air mineral, barang konsumer bahkan instansi dinas kebersihan.
Roda 3 lebih praktis, murah dan fleksibel dibanding mobil pick up yang lebih boros bahan bakar dan perawatan.
Motor Karya ini meraih penghargaan The Best Motor Niaga 2010 versi majalah Motorave.
Harga roda 3 Rp 17 juta, sedangkan pick up Rp 70 jutaan. Tipe Karya 150, mesin 150 cc, pendingin radiator, kapasitas daya angkut 750 kg, gardan (maju mundur-seperti gardan mobil), rem tangan mudah terjangkau, roda ban besar untuk rotasi dan persneling mundur, daya angkut 10 orang.
Tipe Karya 200, mesin 200 cc dengan kapasitas angkut 1200 kg.
Menurut Dalie, roda 3 ini bukan sebagai single brand. " Sudah ada produk serupa 10 tahun lalu. Tapi tidak digarap serius. Bahkan ada 3 sampai 4 brand kompetiter sejenis," katanya.
After penjualan, dikembangkan 8 titik pusat penjualan. Fokus penjualan Roda 3, di kota besar. Diantaranya, Lumajang, Surabaya, Purwokerto, Cirebon, Sukabumi. Produk ini sudah merambah ke Aceh, Kalimantan dan mulai ke Papua.
Dalie mengatakan, ekspor ke Afrika dan Timor Leste sudah dilakukan pada awal tahun 2011, antara 30 - 60 unit. Ke depan, target antara 3000 - 4000 unit.