Dana Pensiun Kompas Gramedia Raih Penghargaan
Dana Pensiun Kompas Gramedia meraih predikat terbaik ketiga Dana Pensiun Pemberi Kerja
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dana Pensiun (DP) Kompas Gramedia meraih penghargaan dari ADPI (Asosiasi Dana Pensiun Indonesia).
Dana Pensiun Kompas Gramedia meraih predikat terbaik ketiga Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) Manfaat Pasti pada kategori Aktiva Bersih di atas Rp1 triliun.
Di atas DP Kompas Gramedia adalah DP Astra Satu (terbaik Kedua), dan DP Pusri yang menjadi terbaik pertama.
Atas prestasi ini, Wakil Ketua DP Kompas Gramedia, Taufiq Hidayat Mihardja bersyukur atas capaian ini. Taufiq menyebutkan penghargaan kali ini merupakan penghargaan ketiga secara berturut-turut dalam tiga tahun yang diterima DP Kompas Gramedia.
"Penghargaan pertama adalah untuk aktiva bersih antara Rp500 miliar, baru tahun 2010 kita juara kedua untuk aktiva bersih Rp500 miliar sampai Rp1 triliun. Dan ketiga tahun ini, kita mendapat juara ketiga untuk aktiva bersih di atas Rp1 triliun. Kami bersyukur mendapatkan penghargaan ini," ungkap Taufiq di Auditorium Binakarna, Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (14/10/2011).
Lebih lanjut, Taufiq mengatakan pemberian penghargaan ini menjadi satu bukti bahwa Dana Pensiun Kompas Gramedia dapat mengelola keuangannya dengan baik. "Kita berada di antara 21 juara seluru Indonesia. Dan itu kita syukuri," demikian diutarakannya.
Ke depan, DP Kompas Gramedia akan meningkatkan kinerjanya dan bisa menjadi juara satu. "Mudah-mudahan kita bisa menjadi juara satu," harap Taufiq.
Sementara itu, Ketua Umum ADPI, Djoni Rolindrawan berharap bagi peraih penghargaan DP terbaik ini dapat meningkatkan kinerjanya. Begitu pula bagi pengurus yang DP-nya belum memperoleh penghargaan tahun ini pun dapat meningkatkan kinerjanya, sehingga tahun mendatang dapat menjadi terbaik.
"Penilaian DP berkinerja terbaik perlu dilanjutkan untuk memotivasi dan mendorong kinerja DP yang lebih maksimal, dalam upaya lebih meningkatkan kesejahteraan peserta tanpa mengabaikan kelangsungan hidup pemberi kerja," demikian dikatakannya dalam sambutannya.
Seperti disebutkan Djoni, kriteria penilaian kinerja DP, meliputi pertama return on investment, tanpa selisih penilaian investasi. Selanjutnya, return on investment dengan selisih penilaian investasi.
Lebih lanjut, penilaian ketiga adalah efisiensi biaya operasional; keempat, efisiensi biaya investasi. Kelima, optimalisasi portofolio investasi. Selanjutnya, keenam ratio kecukupan dana dan ketujuh tingkat kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Kepala Biro Dana Pensiun Bapepam-LK, Mulabasa Hutabarat mengapresiasi atas kinerja DP yang meraih penghargaan terbaik.
"Kalau kita lihat secara keseluruhan industri dana pensiun sejak awal UU Dana Pensiun diberlakukan hingga sekarang itu dia bertumbuh sebesar 17,56 persen. Artinya apa? Ini industri yang cukup baik. Pengurus bekerja cukup baik," demikian sambutannya.