Denyut Nadi Ekonomi Modern di Luar Stadion Manahan, Praktis Pakai QRIS
Penggunaan QRIS sebagai transaksi pembayaran nontunai di shelter Manahan menciptakan keuntungan simbiolisme antara pedagang dan pembeli
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chrysnha Pradipha
TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Raut wajah Koko Kuncoro tampak berbinar sembari meladeni para penikmat soto ayam di warungnya.
Empat mangkok soto dengan suwiran ayam hangat ia antar bergantian ke meja pelanggan. Di sudut lain, beberapa anak muda masih menunggu pesanan sambil berbincang menjelang waktu berbuka puasa.
"Monggo, Mas, Mbak, soto ayam soto ayam," ucapnya ramah.
Kesibukan sore itu mengingatkan Koko pada suasana beberapa tahun sebelumnya. Saat pertandingan final Liga 2 antara PSIM Yogyakarta melawan Bhayangkara FC digelar di Stadion Manahan Solo, warungnya nyaris tak pernah sepi.
Ribuan suporter yang memadati stadion turut membawa berkah bagi para pedagang di kawasan Shelter Manahan.
Kemenangan PSIM dengan skor 2-1 atas Bhayangkara FC menjadi momen yang masih diingat Koko hingga sekarang.
Kala itu, cerita Koko, kawasan sekitar stadion dipenuhi lalu-lalang pendukung kedua tim.
Banyak di antara mereka menyempatkan diri mencari makan sebelum maupun sesudah pertandingan.
Bagi pedagang kuliner shelter, keramaian tersebut berarti tambahan pemasukan yang tidak datang setiap hari.
Baca juga: 3 Dekade Berjualan di Tengah Perubahan, Transformasi Nasi Liwet Mbak Laksmi
"Sebelum dan sesudah pertandingan mereka jajan mampir ke shelter, kami para pedagang pun untung banyak," ujar pria yang juga menjabat Ketua Paguyuban Pedagang Shelter Manahan, Sabtu (16/5/2026).
Ia mengaku berbagai agenda yang digelar di Stadion Manahan selalu memberi dampak positif terhadap penjualan pedagang.
Tak hanya pertandingan final Liga 2, laga kandang Persis Solo di kompetisi Liga 1 juga menjadi momen yang dinantikan.
Menurutnya, kehadiran suporter dari luar daerah membuat kawasan sekitar stadion ikut hidup.
Banyak yang mencari tempat makan, membeli oleh-oleh, atau sekadar beristirahat sebelum kembali pulang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Haryanto-penjual-tahu-kupat-kuliner-shelter-Manahan.jpg)