Sjafruddin Prawiranegara Pernah Buat Kebijakan Tekan Impor
Sjafruddin Prawiranegara pernah mengambil kebijakan pro rakyat dan menjunjung nilai nasionalime tinggi.
Laporan Wartawan Tribunnews.com Andri Malau
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di tengah keterpurukan ekonomi, Indonesia di bawah Menteri Keuangan Era Soekarno-Hatta, Sjafruddin Prawiranegara pernah mengambil kebijakan pro rakyat dan menjunjung nilai nasionalime tinggi.
Meskipun kontroversial, kebijakan Sertifikat Devisa (SD) pernah hadir di tengah bangsa ini. SD merupakan kebijakan yang dimaksudkan untuk mendorong ekspor rakyat dan menekan impor membanjiri Indonesia.
"Kebijakan ini bermaksud mendorong ekspor dan sebaiknya menekan impor," terang Plt Sekjen Kementerian Keuangan, Kiagus Ahmad Badaruddin dalam peluncuran buku Mr Sjafruddin Prawiranegara: Pemimpin Bangsa dalam Pusaran Sejarah, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu (15/10/2011).
Lebih lanjut, dia mengatakan Sjafruddin juga pernah berperan dalam peredaran oeang Republik Indonesia (ORI/Uang RI) yang dirintis A A Maramis satu tahun sebelumnya.
Dan pada masa kabinet Natsir, lanjutnya, pertama kalinya pemerintah NKRI mengedarkan emisi uang kertas yang ditandatangani Menkeu.
Pencetakan dan peredaran ORI dimaksudkan untuk mematahkan dominasi peredaran uang NICA dan membesarkan hati bangsa yang baru merdeka. Hal itulah yang dilakukan Sjafruddin.