Gejolak Rupiah
Jetour Masih Ogah Naikkan Harga Meski Rupiah Tembus Rp17.300 per Dolar AS
Penetapan harga sudah mempertimbangkan kondisi ke depan sehingga gejolak ekonomi belum berdampak.
Ringkasan Berita:
- Harga mobil tetap tidak naik meski rupiah melemah hingga Rp17.300 per dolar AS, perusahaan menjaga pricing tetap kompetitif.
- Penetapan harga sudah mempertimbangkan kondisi ke depan sehingga gejolak ekonomi belum berdampak.
- Kendaraan dirancang efisien, menggunakan BBM RON 92 yang harganya masih stabil sehingga tetap menarik bagi konsumen.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jetour Indonesia memastikan harga sejumlah varian mobilnya tidak akan naik, meski nilai tukar rupiah melemah hingga sentuh Rp17.300 per dolar AS.
Diketahui, tiga varian mobil Jetour saat ini masih diimpor dari negara asalnya China, tetapi dirakit di Indonesia.
Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah mengatakan, pelemahan rupiah terhadap dolar AS sampai saat ini belum mempengaruhi harga mobil Jetour.
Baca juga: Rupiah Melemah ke Rp17.300, Ekonom: Faktor Memanasnya Perang Amerika dan Iran
"Terkait makro ekononomi, kami komitmen menghadirkan kendaraan dengan pricing (harga) yang kompetitif," kata Ranggy di Beijing, China, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan, penetapan harga mobil Jetour sudah diatur berdasarkan kondisi ke depan, sehingga ketika ada kebijakan baru atau gejolak ekonomi tidak terlalu mempengaruhi harga.
"Jadi komitmen kami masih dengan harga yang sudah kami umumkan, belum ada diskusi untuk penyesuaian (harga)," paparnya.
Kenaikan Harga Bensin
Sementara terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, seperti Pertamax Turbo, hingga Pertamina Dex, Jetour menyebut setiap mobil yang dibuat telah didesain efisiensi.
"Kami lihat bensin menjadi salah satu faktor, tapi tidak menjadi faktor utama bagi konsumen kami," ujarnya.
Ia pun menyampaikan, Jetour T2 yang sekarang sudah beredar di jalan, telah dirancang mengkonsumsi Pertamax RON 92.
Diketahui, harga Pertamax 92 tidak mengalami kenaikan masih di level Rp12.300 per liter.
"Penggunaan Pertamax 92 untuk jangka panjang pun tidak akan ada masalah," paparnya.
Jetour Indonesia saat ini memasarkan tiga varian mobil yakni Jetour T2 harganya mulai Rp588.000.000, Jetour Dashing dibanderol mulai Rp348.800.000, dan Jetour X70 Plus mulai Rp359.800.000.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TRAVEL-PLUS-SUV-Jetour-T2-di-pameran-Gaikindo-J.jpg)