Ekonomi China Picu Bursa Global Turun
Pelemahan disebabkan kembali munculnya kekhawatiran pelaku pasar akan keluarnya Yunani dari Zona Eropa, Rabu (23/5/2012).
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greatness
TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup turun 49,47 poin (-1,2 persen) ke level 3.971,63. Pelemahan disebabkan kembali munculnya kekhawatiran pelaku pasar akan keluarnya Yunani dari Zona Eropa, Rabu (23/5/2012).
Branch Manager Universal Broker Pontianak, Sutopo Widodo, mengatakan, transaksi yang terjadi sebesar 2,37 miliar lot atau senilai Rp 3,68 triliun. Sedangkan Indeks Unggulan LQ45 ditutup turun 6,92 poin (-1,0 persen) ke level 672,27.
Perdagangan saham hanya terdapat satu sektor yang berhasil menguat dimana Pertanian -46,40 (-2,2 persen), Aneka Industri -19,01 (-1,5 persen), Konsumsi -2,09 (-0,1 persen), Infrastruktur -5,25 (-0,7 persen), Perdagangan -13,95 (-2,0 persen), Keuangan -4,39 poin (-0,9 persen), Industri Dasar 0,88 (0,2 persen) dan Properti -5,34 (-1,8 persen).
Saham-saham yang menjadi top gainers hari ini adalah AKSI, MREI, PTSN, ARTA, HDTX, LMPI, PTIS, FISH, ASBI dan CSAP. Serta yang berada pada urutan terbawah adalah MYOH, CENT, OKAS, SQMI, BYAN, INDR, ZBRA, ATPK dan GSMF.
"Pada perdagangan hari ini bursa saham Indonesia tertekan oleh sentimen negatif yang masih berasal dari Eropa. Munculnya kekhawatiran akan keluarnya Yunani dari Zona Eropa serta melemahnya pertumbuhan China menjadi penyebab turunnya mayoritas bursa global," ujarnya.
Baca juga:
- ICON+ Layani 920 Korporat
- RSPO Sambut Baik Produksi 100 Persen Minyak Sawit
- Tiga Permen Sulitkan Pengusaha Rotan
- Tamu Hotel Accor Group Dapat Diskon 10 Persen Naik Garuda