Jumat, 1 Mei 2026

Pemerintah Hibah 100 Juta Dollar AS untuk Sistem Sanitasi

bertujuan untuk membantu pemerintah daerah membangun prasarana pengelolaan persampahan yang menerapkan sistem pengelolaan terpadu

Tayang:
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Budi Yuwono melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama pengelolaan persampahan program Emission Reduction in Cities - Solid Waste Management dengan para bupati dan walikota, Malang, Jambi, Jombang, Sidoarjo, dan Pekalongan.

Program ERC-SWM ini bertujuan untuk membantu pemerintah daerah membangun prasarana pengelolaan persampahan yang menerapkan sistem pengelolaan terpadu. Sedangkan pendanaan program ini berasal dari dana pinjaman Kreditanstalt fuer Wiederaaufbau (Jerman) kepada pemerintah pusat dan didistribusikan ke 5 Pemda berbentuk hibah sebesar 100 juta dollar AS (75 juta Euro).

"Program Emmision Reduction in Cities Solid Waste Management bantuan KfW Jerman ditunjukan untuk mengurangi dampak gas rumah kaca melalui prasarana persampahan yang mereapkan sistem pengelolaan sampah terpadu,"ujar Dirjen Cipta Karya, Budi Yuwono di kantornya, Senin (6/8/2012).

Budi Yuwono menjelaskan kalau sistem pengelolaan sampah terpadu dilakukan dengan pembangunan atau rehabilitasi TPA yang selanjutnya akan menggunakan sistem sanitary landfill (SLF) dalam rangka penerapan Clean Development Mechanism (CDM).

CDM merupakan salah satu mekanisme penurunan Gas rumah kaca selain Emissions Trading dan Joint Implementation, CDM merupakan kerjasama antara negara maju dan negara berkembang dengan tujuan membantu negara maju memenuhi target pengurangan jumlah emisi negaranya dan mendukung pembangunan berkelanjuttan di Negara berkembang. (*)

BACA JUGA:

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved