Kamis, 11 Juni 2026

Kunjungan Wisman Meningkat 4,93 Persen

kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 688.341 wisman atau tumbuh sebesar 4,93 persen.

Tayang:
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik dan Pusdatin Kemenparekraf, bulan Oktober 2012 jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 688.341 wisman atau tumbuh sebesar 4,93 persen dibandingkan bulan Oktober 2011 yang berjumlah 656.006 wisman.

Sementara itu secara kumulatif Januari hingga Oktober 2012 jumlah kunjungan wisman sebesar 6.583.629 wisman, atau mengalami pertumbuhan sebesar 5 persen dibandingkan bulan Januari hingga Oktober 2011 yang berjumlah 6.270.244 wisman.

Mari Pangestu menilai pencapaian hingga Oktober tahun ini semakin meyakinkan bahwa target kunjugan 8 juta wisman pada 2012 akan tercapai. Selain itu pencapaian Oktober 2012 menunjukkan bahwa upaya untuk mengoptimalkan strategi pemasaran pada tiga bulan terakhir mulai menampakkan hasil.

"Optimalisasi pemasaran pariwisata melalui program Year-end Festival yang difokuskan pada enam negara yaitu Singapura, Malaysia, Australia, China, Jepang telah menunjukkan pertumbuhan positif. Sementara tinggal pasar Korea Selatan yang pada Oktober 2012 pertumbuhannya masih negatif,"jelas Mari Pangestu.

Pada Oktober 2012 kunjungan wisman dari Singapura, Jepang, dan Cina mengalami kenaikan yang signifikan, berturut-turut kenaikannya 10,2 persen, 15,48 persen dan 45,98 persen. Ketiga pasar ini diharapkan akan memberikan kontribusi cukup besar dalam pencapaian target kunjungan wisman ke Indonesia pada tahun ini.

Untuk kebangsaan, kunjungan wisman ke Indonesia berdasarkan pada Oktober 2012 dibandingkan Oktober 2011 yang mengalami pertumbuhan tertinggi yaitu; Uni Emirat Arab sebesar 82,68 persen, Bahrain 59,09 persen, Arab Saudi 50,98 persen, China 45,98 persen dan Rusia 44,41 persen.

Sementara secara kumulatif pada Januari hingga Oktober 2012 dibandingkan bulan Januari hingga Oktober 2011 yang mengalami pertumbuhan tertinggi yaitu; Mesir sebesar 33,85 persen, China 26,41 persen, Thailand 13,59 persen, Bahrain 11,99 persen, dan Uni Emirat Arab 11,52 persen. (*)

BACA JUGA:


Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved