Kamis, 11 Juni 2026

Target IPO BEI Tidak Tercapai

BEI memastikan pihaknya gagal mencapai 25 jumlah perusahaan dalam pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) tahun ini.

Tayang:
Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Sugiyarto

Laporan Wartawan Tribun Jakarta Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan pihaknya gagal mencapai 25 jumlah perusahaan dalam  pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) tahun ini.

Hingga akhir tahun, BEI hanya mencapai 23 perusahaan untuk melantai di lantai bursa. Untuk hal itu, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Hoesen, di jakarta, (07/12/2012) mengatakan karena adanya peralihan ke januari tahun depan.  

"Itu semua karena adanya beberapa perusahaan yang mencatatkan sahamnya di Januari tahun depan, seperti Pegadaian dan Bank DKI," katanya.

Ia berkilah, sekitar sembilan perusahaan yang bergeser ke Januari itu masih terkendala dalam proses pembentukan harga.

Hoesen mengklaim, proses IPO perusahaan-perusahaan tersebut tidak ada masalah di bursa.

Adapun dua perusahaan yang siap mencatatkan sahamnya pada akhir tahun ini adalah PT Waskita Karya dan PT Wismilak Inti Makmur. 

Menanggapi soal perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang IPO, Hoesen menyadari adanya kesulitan dari pengambilan keputusan di jajaran pemerintahan. Sehingga, tahun ini pun hanya ada satu saja perusahaan BUMN yang IPO.

"Semuanya kan di DPR, maka kami agak kesulitan dalam menangani hal itu," katanya.(*)

BACA JUGA:


Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved