Minggu, 12 April 2026

Ambil Untung Mendominasi Transaksi Bursa Hari Ini

Branch Manager First Asia Capital Pontianak, Yangpi mengatakan, IHSG kemarin bergerak di teritori negatif,

Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greatness

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Branch Manager First Asia Capital Pontianak, Yangpi mengatakan, IHSG kemarin bergerak di teritori negatif, melemah 16,498 poin (0,34%) ditutup di 4.802,826. Koreksi indeks komposit terutama dipicu aksi jual atas sejumlah saham emiten perbankan big-caps seperti BBRI, BMRI dan BBCA.

Selain saham perbankan, tekanan jual juga dialami saham sektor tambang batubara. Sedangkan saham ASII dan TLKM berhasil rebound terbatas. Aksi beli selektif juga mewarnai perdagangan saham emiten tambang logam, barang konsumsi dan properti.

"Koreksi indeks terutama dipicu aksi ambil untung pelaku pasar menyusul koreksi yang terjadi di pasar saham global dan regional kemarin," ujarnya kepada Tribun, Selasa (19/3/2013).

Sementara sentimen pasar global kembali dikhawatirkan dengan memburuknya situasi ekonomi zona Euro menyusul krisis yang dialami Cyprus, negara kelima pengguna Euro yang terpaksa meminta dana talangan, untuk mengatasi kesulitan keuangan.

Pelaku pasar mengkhawatirkan efek domino dari krisis Cyprus tersebut terutama di sektor keuangan menyusul langkah pemerintah Cyprus yang mengenakan pajak hingga 10% terhadap dana deposan warga Cyprus.

Menurut Yangpi, tadi malam indeks saham utama di zona Euro maupun Wall Street kembali ditutup di teritori negatif merespon kekhawatiran efek domino dari krisis Cyprus. Indeks S&P dan DJIA Wall Street masing-masing terkoreksi 0,55% dan 0,43% ditutup di 1552,10 dan 14452,06.

Pasar saham global yang kembali bergerak di zona negatif tersebut akan mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini. Aksi ambil untung lanjutan diperkirakan akan mendominasi transaksi. IHSG akan bergerak dengan support di 4780 dan resisten di 4820. (sgt)     

IHSG : S1 4780  S2 4750  R1 4820 R2 4850

Saham Pilihan

ANTM 1340-1390 Buy, SL 1330
CMNP 1850-1900 BoW, SL 1800
ASII 7600-7900 TB, SL 7500
SSIA 1480 -1560 SoS, SL 1470
MDLN 850-910 TB, SL 840
TINS 1490-1560 TB, SL 1470
BSDE 1600-1680 BoW, SL 1580
INDF 7300-7750 TB, SL 7200
KLBF 1250-1320 SoS, SL 1240

SUMBER : First Asia Research
DATA : STEVEN

Baca juga:

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved