AirAsia Indonesia Operasikan Kembali Rute Bali - Darwin
Maskapai AirAsia Indonesia menyediakan layanan penerbangan dari Bali menuju Darwi
TRIBUNNEWS.COM YOGYA, - Maskapai AirAsia Indonesia menyediakan layanan penerbangan dari Bali menuju Darwin, yang merupakan satu tujuan liburan favorit di Australia, dengan frekuensi penerbangan empat kali dalam seminggu. Presiden Direktur AirAsia Indonesia, Dharmadi mengatakan, AirAsia Indonesia akhirnya kembali ke Darwin, dan pihaknya siap untuk memberikan layanan yang lebih baik lagi untuk para pelanggan.
"Pemerintah Bagian Wilayah Utara Australia dan Bandara Darwin telah bekerja keras agar kami dapat kembali beroperasi di sana. Dan kami sangat senang bisa kembali memudahkan para penduduk di Darwin untuk terbang menuju berbagai destinasi liburan favorit mereka," ujarnya pada Kamis (9/5).
Dharmadi menyebutkan, Darwin adalah destinasi liburan yang sangat tepat bagi yang memiliki jiwa petualang. Darwin memiliki wisata pesiar melintasi kawanan buaya di Sungai Adelaide serta Taman Nasional Litchfield. Satu tujuan yang tidak boleh dilewatkan juga adalah Taman Nasional Kakadu, yang merupakan Warisan Dunia – sebuah wilayah yang kaya akan lahan basah, kehidupan satwa liar dan galeri seni cadas suku Aborigin. "Wisatawan juga dapat terbang ke Red Centre Australia, tempat bersemayamnya monolit Uluru yang sakral dan terbuat dari batu pasir, dan juga Alice Springs, Kings Canyon, Taman Nasional Finke Gorge dan pegunungan MacDonnell Ranges," paparnya.
AirAsia Indonesia akan terbang dari Bali menuju Darwin setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu pukul 14:50 WITA dengan estimasi ketibaan pukul 18:55 waktu setempat, atau sekitar 2 jam 35 menit. Sementara penerbangan dari Darwin adalah pukul 19:30 dengan estimasi ketibaan di Bali pukul 20:40 WITA. Penerbangan ini akan menggunakan pesawat Airbus A320.
Commercial Director AirAsia Indonesia, Bernard Francis mengatakan, AirAsia Indonesia dengan berat hati harus menutup rute ini tahun lalu agar dapat lebih fokus pada rute-rute dengan permintaan yang lebih tinggi dan membantu mempertahankan efisiensi operasional. Akan tetapi, AirAsia Indonesia telah tumbuh dan berhasil mencatat profit dengan baik sehingga dapat kembali membuka layanan penerbangan dari Bali menuju Darwin.
"Kami mengerti akan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh penutupan rute ini di tahun lalu. Dan kami berupaya keras agar dapat membukanya kembali, serta berkomitmen untuk bekerja dengan para rekan usaha kami agar pengoperasian rute ini berhasil. Kami juga telah memperbaiki jadwal penerbangan untuk rute ini guna semakin memudahkan para pelanggan di kedua negara,” tambah Bernard.
AirAsia Indonesia juga menambah frekuensi penerbangan untuk rute Bali – Perth dari tiga kali menjadi empat kali dalam sehari. Selain itu, AirAsia Indonesia juga memperkenalkan rute baru yaitu Bali – Kota Kinabalu dengan frekuensi penerbangan tiga kali dalam seminggu. Pembukaan rute baru ini adalah salah satu bukti komitmen perusahaan dalam memperluas jaringan dari Bali untuk para penduduk di sana maupun wisawatan yang berkunjung ke pulau tersebut.
Kota Kinabalu adalah salah satu kota moderen di Malaysia yang terletak di kepulauan tropis Borneo. Walaupun moderen, kota ini memiliki beragam pulau dan pantai dengan pemandangan yang indah. Dan bagi yang memiliki hobi mendaki, mereka dapat mengunjungi Gunung Kinabalu yang hanya berjarak sekitar 90 menit dari kota.
Director Airline and Airport Service Bandara Darwin, Jim Parashos mengatakan, pihaknya sangat senang dengan hadirnya kembali AirAsia Indonesia di Darwin. Ia mengaku sangat mengerti alasan dibalik penutupan rute Darwin – Bali sebelumnya, dan pihaknya selalu yakin bahwa AirAsia Indonesia akan kembali beroperasi di sini bila waktunya tiba.
"Sejak AirAsia Indonesia menghentikan layanan penerbangan ke Darwin, pasar penerbangan disini terus berkembang, dengan salah satu pemicu utama yaitu kegiatan sumber daya manusia. AirAsia Indonesia akan kembali beroperasi dengan jadwal penerbangan yang lebih baik dan cocok untuk semua orang, termasuk keluarga dan pasar bisnis yang terus berkembang," imbuhnya.
Northern Territory’s Chief Minister, Adam Giles mengatakan, kembali beroperasinya AirAsia Indonesia di Darwin merupakan keputusan yang tepat. Hubungan wilayah ini dengan Indonesia adalah salah satu hal yang sangat penting, karena negara tersebut merupakan partner utama untuk perdagangan dan partner strategis di wilayah Asia. "Kami juga percaya penerbangan dengan jadwal baru ini akan semakin mempermudah akses sehingga dapat membantu peningkatan jaringan perdagangan, kebudayaan, pariwisata dan hubungan antara penduduk di kedua negara," terangnya.
AirAsia bersama afiliasinya yang melayani penerbangan jarak jauh, AirAsia X, terpilih sebagai Maskapai Penerbangan Berbiaya Hemat Terbaik di Dunia versi Skytrax selama empat tahun berturut-turut, mulai dari 2009, 2010, 2011, sampai 2012. (gya)