RUPST Indosat Belum Putuskan Pengganti Erik Meijer
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPST) PT Indosat Tbk ( ISAT) pada hari ini (18/7/2013) memutuskan untuk menyerahkan kewenangan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Rapat Umum Pemegang Saham (RUPST) PT Indosat Tbk ( ISAT) pada hari ini (18/7/2013) memutuskan untuk menyerahkan kewenangan pengganti Erik Meijer yang bergabung dengan Garuda Indonesia (persero). RUPST masih menyerahkan kendali pemasaran kepada jajaran direksi.
Alexander Roesli, Direktur Utama ISAT mengatakan perseroan belum memilih pengganti Erik Meijer karena masih mempertimbangkan kapabilias pengelola data untuk pengganti Erik Meijer.
"Sampai sekarang kami belum mau mengganti erik meijer karena masih adaptasi dan masih mempertimbangkan dengan melihat langkah organisasi dengan sepeninggal Erik," katanya di Jakarta, Selasa (18/6/2013).
Ia mengatakan sampai dengan saat ini kebijakan akan menggunakan dasar platform pada masa kepemimpinan Erik Meijer. Dan masih belum akan berubah sebab banyak distributor data yang menggunakan indosat sepeninggalan erik mijer.
"Masih kordinasi jajaran direksi kami belum putuskan," katanya.
Sebagai informasi RUPST ISAT juga memberhentikan Thia Peng Heok George sebagai komisaris independen perseroan, dan mengangkat Cynthia Alison Gordon sebagai komisaris perseroan terhittung semenjak sekarang sampai dengan RUPST 2016.