Minggu, 31 Agustus 2025

Lima Kementerian Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan

selama ini pariwisata telah berhasil tampil sebagai salah satu sektor yang mampu memberikan sumbangan cukup besar dalam perekonomian nasional

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Tribun Timur/Muhammad Abdiwan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Mari Elka Pangestu (dua kanan) didampingi Wakil Menteri Parekraf, Sapta Nirwandar (dua kiri) dan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (kanan) menarikan tarian Pagellu saat membuka Toraja International Festival 2013 di Kete Kesu, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/12/2013). Toraja Internasional Festival di Toraja akan dijadikan agenda tahunan untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara dengan menghadirkan musisi dari berbagai belahan dunia. Tribun Timur/Muhammad Abdiwan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lima Kementerian membuat sebuah forum khusus untuk mendorong dan menjaga sektor pariwisata yang berkelanjutan. Lima Kementerian terdiri dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Keuangan.

“Forum Komunikasi ini sangat strategis untuk mencari masukan dalam penyusunan skema Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM)  2015 – 2019 bidang kepariwisataan,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu dalam siaran persnya, Senin (17/3/2014).

Mari menegaskan , selama ini pariwisata telah berhasil tampil sebagai salah satu sektor yang mampu memberikan sumbangan cukup besar dalam perekonomian nasional. Meski secara langsung kontribusi pariwisata terhadap PDB tercatat sekitar 3 persen namun secara tidak langsung melalui multiplier effect yang tinggi sektor ini telah memberikan kontribusi yang lebih tinggi terhadap pembentukan PDB yaitu sekitar 9 persen.

Di bidang ketenagakerjaan, Pariwisata juga telah berhasil menyerap sekitar 10 juta tenaga kerja, sementara sebagai penghasil devisa sektor ini berada di posisi ke 4 dengan capaian 10 miliar dolar AS.

“Angka-angka tersebut menunjukan bahwa sektor pariwisata telah memainkan peranan penting dalam perekonomian Indonesia,” kata Mari.

Sejalan dengan perkembangan struktur perekonomian Indonesia yang makin mengarah ke sektor jasa-jasa, peran sektor pariwisata ke depan akan semakin penting. Namun di balik itu, tantangan yang dihadapi juga semakin besar, terkait dengan tuntutan  amanat UU Pariwisata Tahun 2009, target pengurangan emisi CO2 dalam rencana aksi nasional perubahan iklim dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan