Berkat ICE, Indonesia Akan Jadi Pemain Utama MICE Dunia
Indonesia terus mengembangkan industri Meeting, Incentive, Convention and Exhibitation (MICE).
Penulis:
Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia terus mengembangkan industri Meeting, Incentive, Convention and Exhibitation (MICE). Berbekal potensi aneka ragam budaya dan keindahan alam, Indonesia kini menjadi tujuan pelaku industri MICE kelas dunia, seiring dibangunnya berbagai infrastruktur pameran dan konferensi tingkat internasional.
"Kami kini terus mendorong industri MICE agar kompetitif dan tumbuh dengan baik di Indonesia. Untuk itu pemerintah secara aktif mendukung pemain kelas dunia menyelenggarakan event internasional di Indonesia," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, di Grand Hyatt Selasa (8/7/2014).
Mari Pangestu mengungkapkan hal itu saat menyampaikan sambutan pada peresmian Indonesia Convention and Exhibition (ICE) sedangkan lokasi ICE berada di kawasan Serpong, Tangerang Selatan. Gedung pameran dan konferensi yang mampu menampung 10 ribu orang dan ruang pameran seluas 100 ribu meter persegi itu menjadi fasilitas MICE terbesar di kawasan Asia Tenggara..
Menurut Mari Pangestu saat ini ada 16 tujuan wisata MICE di Indonesia dengan ruang dan layanan terbaik. Didukung fasilitas teknologi mutakhir dan SDM yang mampu mendukung kegiatan standar internasional. Selain itu pemerintah juga terus melakukan perbaikan sarana transportasi wisata, telekomunikasi dn informasi bagi wisatawan.
"Kami melihat industri MICE memiliki potensi tumbuh dengan baik seiring membaiknya perekonomian dan naiknya pendapatan masyarakat," ungkap Mari.
ICE dibangun oleh kelompok usaha Kompas-Gramedia dengan Sinarmas Land ini menjadi kebanggaan Indonesia.
Menurut Mari Pangestu fasilitas yang dibangun di tempat konferensi dan pameran yang nyata tak jauh dari pusat kota Jakarta tergolong nyaman serta lengkap fasilitas penunjang dan pelayanan.