Jumat, 29 Mei 2026

Tarif Listrik Turun Tak berpengaruh untuk Industri

PT PLN mulai 1 Februari 2016 telah menurunkan tarif listrik

Tayang:
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PLN mulai 1 Februari 2016 telah menurunkan tarif listrik. Hal itu sebagai penyesuaian dari harga minyak dunia melalui acuan Indonesian Crude Price yang murah saat ini.

Ketua umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko memaparkan pihaknya tidak terasa oleh penurunan tarif PLN sekarang, karena tarif yang diturunkan perseroan juga sangat kecil.

"Pengaruhnya kecil, dibawah 3 persen biaya listrik, ada yang 5 persen," ujar Eddy kepada Tribunnews.com, Senin (1/2/2016).

Hal senada juga dilontarkan oleh Asosiasi Pertekstilan Indonesia Ade Sudrajat Usman. Menurutnya, PLN hanya menurunkan tarif tidak melalui kebijakan khusus namun mengikuti harga minyak dunia yang sedang murah.

"Turun tarif itu hiburan saja, karena minyaknya turun jadi lebih murah," kata Ade.

Ade menambahkan sudah sepantasnya PLN menurunkan tarif dasar listrik untuk 12 golongan pelanggan, karena di semua negara juga melakukan hal tersebut.

"Hanya menyesuaikan tarif minyak dunia turun, bukan karena kebijakan, nggak ada pengaruh, seluruh dunia turun masa kita mau terus bertengger di atas, mati kita," papar Ade.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved