Minggu, 12 April 2026

Kata Menteri Jonan, Salesman Nomor Satu Itu Pak Joko Widodo

"Sekarang itu salesman nomor satu di Indonesia itu Pak Joko Widodo. Saya pembantunya saja."

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Choirul Arifin
Harian Warta Kota/henry lopulalan
INTERNASIONAL SUMMIT- Rais Aam Ma ruf Amin, dan Presiden Joko Widodo (kiri- kanan) ketika pertemuan dengan Rais Aam Nahdlatul Ulama dan petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (31/3/2016). Mereka melaporkan bahwa NU akan mengadakan international summit of the moslem moderate leader, yaitu pemimpin2 islam moderat seluruh dunia yang berlangsung pada tanggal 9 mei dan akan dihadiri antara 40-60 negara. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengakui kehebatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memasarkan Indonesia sebagai negara yang menarik bagi para investor. Jonan pun berusaha merombak cara kerja Kementerian Perhubungan, agar bisa membantu kinerja orang nomor satu di Indonesia tersebut.

"Sekarang itu salesman nomor satu di Indonesia itu Pak Joko Widodo. Saya pembantunya saja," ujar Jonan di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (31/3/2016).

Jonan mengimbau kepada para Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Perhubungan agar jangan malas bekerja. Karena mereka adalah bagian dari pihak yang membantu Presiden secara tidak langsung.

Jonan mengingatkan, terhadap pejabat di Kementerian Perhubungan tidak becus dalam bekerja, dia tidak akan segan memindahkan orang tersebut.

Jonan menambahkan dalam menerapkan kebijakan, Kementerian Perhubungan harus memangkas birokrasi dan perizinan yang ada. Karena tujuan utama seorang PNS menurut Jonan melayani masyarakat seluruh lapisan.

"Kita semua ini harus melayani masyarakat. Semua birokrasi harus mendukung lebih maju," papar Jonan.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved