Minggu, 31 Mei 2026

Agen Pemegang Merek Siap Perbanyak Varian Kendaraan Diesel

sepanjang Pertamina dapat menyediakan solar yang sesuai standard Euro 4 dan distribusi yang bisa tersebar di seluruh Indonesia, APM siap merakit

Tayang:
Editor: Sanusi
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Petugas tengah mengisikan bahan bakan minyak (BBM) ke tangki konsumen di SPBU Cikini, Jakarta Pusat 

Penerapan standar emisi tersebut diikuti dengan peningkatan kualitas BBM. Saat ini, Indonesia masih menggunakan Euro 2.

Ketentuan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 141/2003 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru sejak 2007.

Saat ini Pertamina secara perlahan akan menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah dan spesifikasi kendaraan yang semakin canggih.

Menurut Wianda, kehadiran Dexlite diharapkan dapat menjadi alternatif bahan bakar dengan kualitas lebih baik dari biosolar dan harga yang lebih murah dibanding Pertamina Dex.

Dexlite diklaim cocok untuk kendaraan bermesin diesel dengan teknologi common rail, seperti Chevrolet Captiva, Chevrolet Colorado, Hyundai H-1 CRDI, Isuzu D-Max, Isuzu Elf, Kia Pregio, Kia Carnival, Mitsubishi Triton, Nissan Frontier, Peugeot XUD9, Renault Duster, Tata Aria, Toyota Fortuner non VNT, Toyota Innova Diesel, Toyota Hiace Pick-Up/Double Cabin, dan Toyota Hiace.

Komaidi Notonegero, Direktur Eksekutif Reforminer Institute, mengatakan khusus untuk sektor transportasi memang selama ini banyak didominasi konsumsi gasoline.

Untuk solar, konsumsinya lebih dominan di sektor angkutan barang dan transportasi umum, seperti bus.

“Selain sektor transportasi, konsumen utama solar adalah sektor industri,” tandasnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved