Selasa, 5 Mei 2026

Menkeu Sri Mulyani Prihatin, Penerimaan Pajak Non-Migas Tahun 2016 Turun

"Perekonomian dunia memang masih lemah. Itu berdasarkan identifikasi kita," ‎kata Sri Mulyani.

Tayang:
TRIBUNNEWS/ADIATMA FAJAR
Sri Mulyani Indrawati 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -‎ Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani menyayangkan penerimaan pajak non migas pada tahun 2016 yang  mengalami penurunan dibanding realisasi penerimaan di tahun 2015.

Menurutnya, penurunan penerimaan pajak tersebut merupakan hal yang negatif.

"Penurunan penerimaan pajak non migas itu negatif bagi kami," kata Sri Mulyani di ruang Komisi XI, Gedung DPR, Jakarta, Rabu (18/1/2017).

Sri Mulyani, menuturkan, ada beberapa faktor yang membuat penerimaan pajak dari sektor non migas tidak terpenuhi.

Dampak dari perekonomian dunia yang melemah dikatakannya turut menjadi pemicu lemahnya penerimaan negara dari sektor non migas.

"Perekonomian dunia memang masih lemah. Itu berdasarkan identifikasi kita," ‎tuturnya.

Faktor lainnya, ‎kata Sri Mulyani adalah pemberlakuan insentif pajak yang turut mengurangi penerimaan untuk negara.

Menurutnya, Ditjen Pajak harus selektif memberikan insentif agar penerimaan negara dapat maksimal.

"‎Untuk menggenjot penerimaan pajak, tim reformasi tata kelola pajak harus lebih aktif bekerja dan tidak bisa ditunda lagi. Dari sisi SDM, sistem IT harus dimaksimalkan," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved