Sabtu, 18 April 2026

Perencanaan Keuangan

Sebaiknya Ajari Anak Cara Berinvestasi Sejak Dini

“Mulai sekolah dasar sudah bisa diajarkan, yang penting ada keterbukaan sehingga bisa lihat ketulusan dan potensi anak-anak kita."

Editor: Choirul Arifin
CIKAL NEWS
Satria Hamid, Corporate Communication General Manager PT Trans Retail Indonesia ini sudah mengenalkan konsep investasi ke tiga anaknya sejak masih duduk di bangku SD. 

“Yang diinginkan anak adalah mengerti bahwa dengan berusaha menahan uang dia bisa mendapatkan hasil yang lebih di masa depan, walau kemungkinan rugi juga tetap ada,” ujar Rakhmi.

Menurut Freddy, investasi yang diajarkan bisa berbeda-beda tergantung dari ketertarikan di anak. Mungkin dari SMP mereka bisa diajarkan bisnis untuk menambah uang saku.

Ini sesuai dengan hobi atau keinginan anak. “Orientasinya jangan cari uang tapi untuk menghargai uang,” kata dia.

Untuk produk investasi yang ada di pasaran, Freddy menuturkan, orangtua bisa mulai memperkenalkannya semenjak anak duduk di bangku SMP, misalnya, deposito perbankan. Saat SMA, perkenalan produk investasi berlanjut ke logam mulia atau emas dan reksadana.

Ketika sudah kuliah, baru pengenalan saham. “Perkenalan produk-produk investasi memang disesuaikan dengan umur anak,” kata Rakhmi.

Reporter: Francisca Bertha Vistika

Sumber: Kontan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved