Kamis, 16 April 2026

Sri Mulyani: Belanja Tidak Bisa Ditunda, Kalau Perlu Kita Utang

Sri Mulyani menjelaskan, sektor pendidikan sangat penting, karena sektor tersebut bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia di dalam negeri.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Choirul Arifin
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan konferensi pers bersama Ketua KPK Agus Rahardjo di kantor KPK, Jakarta, Kamis (9/2/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan ada alokasi belanja yang harus segera memiliki anggaran. Alasannya, sektor tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

Sri Mulyani memaparkan, tiga sektor yang diperlukan masyarakat adalah pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.

Jika APBN mengalami kekurangan, Sri Mulyani siap menambah utang negara untuk memenuhi tiga sektor tersebut.

"Ada belanja tidak bisa ditunda kalau perlu kita utang," ujar Sri Mulyani di kompleks gedung DPR/MPR RI, Jakarta.

Sri Mulyani menjelaskan, sektor pendidikan sangat penting, karena sektor tersebut bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia di dalam negeri.

Anggaran sektor pendidikan meningkat dua kali lipat dari Rp 200 triliun di 2016 menjadi Rp 400 triliun di 2017

"Pendidikan itu tidak bisa ditunda," tegas Sri Mulyani.

Untuk sektor kesehatan, Sri Mulyani juga menegaskan anggarannya juga tidak bisa ditunda. Bahkan anggarannya juga mengalami peningkatan dua kali lipat lebih dari Rp 50 triliun di 2016 menjadi Rp 105 triliun di 2017.

"Kesehatan juga itu tidak bisa ditunda," papar Sri Mulyani.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved