Upaya PLN Jaga Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Akhir Tahun Ini

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan melakukan efisiensi untuk mengikuti araha‎n Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan melakukan efisiensi untuk mengikuti araha‎n Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan agar tidak menaikkan tarif dasar listrik hingga akhir tahun ini.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan, perseroan akan melakukan efisiensi dari berbagai sisi, seperti energi primer mulai dari harga BBM, gas, dan batu bara, serta menekan biaya pemeliharaan pembangkit listrik.

"Jadi efisiensi, supaya tarif bisa ditahan sampai akhir Desember 2017," ucap Sofyan, Jakarta, Jumat (21/7/2017).

Sementara untuk permintaan Jonan agar PLN berupaya menurunkan tarif listrik setiap tiga bulan sekali‎, Sofyan mengaku tidak dapat menjanjikan karena harga energi primer untuk produksi listrik seperti batu bara mengalami kenaikan.

"Ditahan saja (tidak menaikkan tarif listrik), karena energi primer naiknya luar biasa, batu bara itu kan naik, tapi kami tidak ikut naik (naikkan tarif listrik), harusnya kan itu naik," tutur Sofyan.

Kepala Satuan Unit Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprateka menambahkan, PLN memiliki jangka pendek dan panjang dalam menekan harga ‎pokok produksi listrik, seperti yang sudah dilakukan dengan memberikan diskon untuk tambah daya.

"Kami iklan, tambah daya diskon 50 persen, sehingga jumlah pelanggan bertambah dan meningkat pemakaian listrik dalam sehari," papar Made di tempat yang sama.

Untuk jangka panjang, kata Made, PLN berencana mengakuisisi tambang batu bara untuk memenuhi sebagian kebutuhan produksi listrik, setidaknya 20 persen kebutuhan batu bara dapat dipenuhi oleh tambang milik perseroan nantinya.

"Harga batu bara yang kami beli itu menggunakan harga pasar, sehingga ada kenaikan dan penurunan. Kemudian, kami juga harapannya ada harga negosiasi (saat beli batu bara), bukan menggunakan harga pasar," papar Made.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved