BPDP Dorong Perempuan Eksplorasi Potensi Luas Produk Turunan Sawit
BPDP mendorong perempuan untuk mengenal manfaat dan potensi produk turunan sawit yang telah banyak digunakan sehari-hari.
Ringkasan Berita:
- Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendorong perempuan untuk lebih memahami manfaat dan potensi produk turunan sawit yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
- Selain minyak goreng dan biodiesel, sawit juga menjadi bahan dasar sabun, sampo, kosmetik, deterjen, obat-obatan, hingga produk rumah tangga.
- BPDP menilai pentingnya pemahaman ini karena perempuan berperan besar sebagai konsumen, pelaku usaha, dan penggerak ekonomi keluarga.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendorong perempuan untuk mengenal manfaat dan potensi produk turunan sawit yang telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Industri kelapa sawit selama ini lebih sering dikenal sebagai penghasil minyak goreng dan bahan baku biodiesel. Padahal, potensi produk turunan sawit jauh lebih luas dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Mulai dari sabun, sampo, kosmetik, deterjen, obat-obatan, hingga berbagai produk rumah tangga lainnya, banyak di antaranya memanfaatkan bahan baku yang berasal dari turunan sawit.
Karena itu, pemahaman mengenai manfaat dan potensi sawit perlu terus diperluas, terutama di kalangan perempuan yang memiliki peran besar sebagai konsumen, pelaku usaha, maupun penggerak ekonomi keluarga.
Dengan mengenali ragam produk turunannya, masyarakat dapat melihat bahwa sawit bukan sekadar komoditas perkebunan, melainkan industri strategis yang menghasilkan berbagai produk bernilai tambah tinggi.
BPDP menilai penting bagi perempuan untuk memahami lebih jauh kontribusi sawit dalam kehidupan modern.
Penanggung Jawab Kegiatan BPDP dalam Indonesia Women Festival 2026, Yulitta Amy, mengatakan, selain digunakan pada sektor pangan dan energi, berbagai hasil olahan sawit juga menjadi bahan dasar produk kreatif, kerajinan tangan, hingga industri kecantikan yang saat ini berkembang pesat.
"Masyarakat dapat melihat bahwa sawit memiliki banyak manfaat yang hadir dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam produk kreatif dan kerajinan," kata Yulitta dalam keterangan tertulis, Senin (1/6/2026).
Untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai potensi sawit, BPDP menggelar acara tersebut di Tangerang, pada 29–31 Mei 2026.
Menurut Yulitta, perempuan kini memiliki peran yang semakin besar dalam industri sawit. Perempuan, sambungnya, tidak hanya terlibat dalam sektor pendukung, tetapi juga menjadi pelaku usaha, peneliti, akademisi, hingga pemimpin di berbagai bidang yang berkaitan dengan industri sawit.
"Ini sejalan dengan perkembangan industri sawit yang semakin memberikan ruang bagi perempuan untuk berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor perkebunan Indonesia," ujarnya.
Beberapa produk yang ditampilkan antara lain kerajinan dari lidi sawit produksi Cambia Craft asal Aceh dan batik karya Jayanti Batik dari Malang yang menggunakan malam berbahan turunan sawit.
"Produk-produk tersebut menunjukkan bahwa sawit tidak hanya berperan sebagai bahan baku pangan dan energi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk kreatif bernilai ekonomi."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/wajah-ganda-sawit-tambang.jpg)