Utang Luar Negeri Naik, Sri Mulyani: Jangan Takut soal Utang

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan tidak menjadi suatu masalah jika negara memiliki utang untuk membangun perekonomian

Utang Luar Negeri Naik, Sri Mulyani: Jangan Takut soal Utang
ALIJA BERLIAN FANI
Sri Mulyani 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan tidak menjadi suatu masalah jika negara memiliki utang untuk membangun perekonomian dan rasionya tidak lebih besar dari pendapat negara.

"Masalah utang, 190 negara semuanya (utang), kecuali dua negara kecil yang sebenarnya tax haven. Jadi utang tidak perlu ditakutkan, utang suatu instrumen yang harus dikelola secara hati-hati," tutur Sri Mulyani dalam acara Workshop Nasional Perempuan Legislatif, Eksekutif dan Kader Partai Golkar‎, Jakarta, Minggu (27/8/2017).

Sri Mulyani menjelaskan, ‎Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 2.000 trilliun lebih dan nilai perekonomian yang mampu dihasilkan atau produk domestik bruto dalam negeri saat ini sebesar Rp 13.000 triliun.

"Ini seperti anak‎ satu tahun disuruh bawa keranjang 5 kilo gram, ya berat. Tapi kalau anak 20 tahun disuruh bawah, ini tidak berat. Jadi apakah utang kita mengkhawatirkan? Rasionya besar? Digunakan‎ untuk hal produktif atau tidak? Ini yang harus kita awasi," paparnya.‎

Bank Indonesia mengumumkan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir triwulan II 2017 tercatat 335,3 miliar dolar AS atau tumbuh sebesar 2,9 persen (yoy).

Berdasarkan kelompok peminjam, ULN sektor publik tercatat sebesar 170,3 miliar dolar AS atau 50,8 persen dari total ULN atau tumbuh 7,3 persen (yoy) dan ULN sektor swasta tercatat sebesar 165,0 miliar dolar AS atau 49,2 persen dari total ULN, atau turun 1,4 (yoy).

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved