Gunung Agung Batuk-batuk, Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali Dikaji Ulang
"Kita belum putuskan, harus bicara dulu sama Pak Agus (Gubernur BI) dengan Bu Ani (Menteri Keuangan) meskipun kemarin perwakilan mereka ada yang ikut"
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meningkatnya aktivitas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, membuat pemerintah mendiskusikan kembali rencana pelaksanaan pertemuan Bank-Bank Dunia , International Monetary Fund World Bank (IMF-WB) di Bali pada Oktober, 2018 mendatang.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dirinya akan melakukan diskusi dengan dengan Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan untuk memutuskan akan tetap dilakukan di Bali atau di pindahkan.
"Kita belum putuskan, harus bicara dulu sama Pak Agus (Gubernur BI) dengan Bu Ani (Menteri Keuangan), meskipun kemarin perwakilan mereka ada juga yang sudah ikut. Tapi saya ingin ketemu sama mereka dulu, bagaimana," ungkap Luhut saat ditemui di kantornya, di Jakarta Pusat, Senin (25/9/2017).
Keputusan tersebut pun akan melihat terlebih dulu aktivitas Gunung Agung selama dua minggu kedapan.
Namun Luhut menyebutkan berdarkan penjelasan ahli jika Gunung Agung menghadirkan letusan efeknya tidak akan lama seperti yang terjadi pada Gunung Sinabung, di Sumatera Utara.
"Tapi kita berharap, kalau kemarin Vulcanologyst kita memberikan penjelasan, ya kalau terjadi apa-apa dalam dua minggu ke depan, itu enggak lama (efeknya). Maksudnya enggak lama seperti Sinabung," ucap Luhut.
Apabila Bali tidak memungkinkan, Maka pilihan tempat yang dianggap paling siap untuk menjadi lokasi gelaran internasional tersebut adalah Jakarta.
Baca: Emdeki Utama Gunakan Dana Hasil IPO untuk Bangun 2 Pabrik Karbit Baru
Baca: Setya Novanto Cari Celah, Gunakan Yurisprudensi Mantan Dirjen Pajak
"Kalau opsi yang jelas mampu menangani ya cuma Jakarta kan. Enggak ada yang lain kalau sekian ribu orang yang datang," kata Luhut.
Permasalahan ini pun akan dibahas bersama World Bank saat Luhut melakukan pertemuan di Washington, Amerika Serikat bulan depan.
"Mengenai IMF, kita masih pelajarin. Nanti kan ada pertemuan di Washington tanggal 11, 12, 13 saya ke sana. Jadi saya kemarin ke Bali itu, supaya tahu kira-kira, ada feelingnya lah. Bagaimana kira-kira nanti," ungkap Luhut saat ditemui di kantornya, di Jakarta Pusat, Senin (25/9/2017).
Saat ini status Gunung Agung telah dinaikan menjadi Awas (Level IV) yang merupakan tingkatan tertinggi dalam gunung berapi, dengan aktivitas yang semakin meningkat seperti gempa vulkanik dalam, gempa vulkanik dangkal, maupun gempa tektonik lokal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/luhut-binsar-pandjaitan_20170925_150421.jpg)