Gejolak Rupiah
Rupiah Menguat ke Level Rp 14.544 per Dolar AS
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat ke level Rp 14.544 per dolar AS pada perdagangan akhir pekan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Laju mata uang garuda terhadap dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (23/11/2018) menguat ke level Rp 14.544 per dolar AS, naik 36 poin dari penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp 14.580 per dolar AS.
Adapun, berdasarkan acuan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, Rupiah ditutup menguat ke level Rp 14.552 per dolar AS dari posisi kemarin Rp 14.592 per dolar AS.
Dengan posisi tersebut, kurs Rupiah menjadi mata uang dengan penguatan paling tinggi di Asia. Mata uang lainnya, baht Thailand misalnya, melemah 0,28 persen, dolar Singapura melemah 0,09 persen disusul pelemahan peso Filipina sebesar 0,25 persen.
Hari ini, kurs Rupiah ditransaksikan pada kisaran Rp 14.512 hingga Rp 14.556 per dolar AS. Dengan posisi tersebut, depresiasinya sejak awal tahun ini sebesar 7,30 persen.
Analis Senior CSA Research Institue Reza Priyambada mengatakan, laju Rupiah mampu bergerak naik seiring dengan kembali melemahnya dolar AS.
Salah satunya sentimen positif yang mendorong penguatan mata uang garuda, imbuh dia, adalah optimisme pemerintah terkait pengelolaan anggaran yang akan dijaga dan berakhir dengan kinerja yang cukup baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kurs-rupiah-melemah_20180301_193700.jpg)