Philip Morris International Siapkan Strategi Bisnis Rokok Bebas Asap

Strategi ini melengkapi upaya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengurangi prevalensi merokok.

Philip Morris International Siapkan Strategi Bisnis Rokok Bebas Asap
TRIBUN/HO
Direktur Utama PT Philip Morris Indonesia (PMID) Ahmad Mashuri (dua kiri), Direktur Urusan Eksternal PT HM Sampoerna Tb Elvira Lianita (tiga kanan), Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai Ditjen Bea Cukai Nirwala Dwi Heryanto (dua kanan), Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Abdul Rochim (keenam kiri), Kepala Kanwil DitJen Bea dan Cukai Jawa Barat Saipullah Nasution (tiga kiri) berfoto bersama usai pelepasan ekspor perdana PMID ke Duty Free Jepang, di kawasan pabrik PMID, Karawang, Jawa Barat, Kamis (21/3/2019). PMID melakukan ekspor perdana produk rokok premiumnya, Marlboro dan L&M ke pasar Duty Free Jepang sebanyak 9 juta batang. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Philip Morris International (PMI), pemegang saham utama PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna), mengeluarkan laporan keberlanjutan tentang visi perusahaan membebaskan dunia dari asap sebagai strategi bisnis.

Presiden Direktur PMI Andre Calantzopoulos mengatakan, perusahaan tembakau dapat menjadi perusahaan yang berkelanjutan.

Hal ini dilakukan dengan mengganti rokok dengan produk alternatif yang lebih rendah risiko bagi para perokok dewasa yang memutuskan untuk terus merokok, serta mengatasi tantangan di seluruh rantai nilai dan memanfaatkan peluang untuk menambah nilai bagi masyarakat.

"Laporan keberlanjutan terbaru kami mencerminkan kerja keras dan dedikasi semua karyawan kami secara global dalam mencapai target masa depan bebas asap. Ini menunjukkan bahwa kami berada di jalur yang tepat untuk mencapai ambisi yang berani ini dan berada pada posisi yang tepat untuk mengatasi tantangan di masa depan. Hal ini adalah fondasi bagi tujuan PMI untuk menjadi pemimpin prinsip keberlanjutan," ujar Calantzopoulos.

Baca: Jadwal Perempat Final Copa America 2019 Setelah Argentina Lolos dari Lubang Jarum

PMI mempercepat upaya untuk mencapai misinya membebaskan dunia dari asap, termasuk kemajuannya terhadap serangkaian metrik utama transformasi bisnis.

Strategi ini melengkapi upaya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengurangi prevalensi merokok.

PMI juga memiliki target untuk mengurangi kegiatan merokok konsumen dewasanya lebih dari tiga kali lebih cepat daripada target yang ditetapkan oleh WHO.

PMI memperkirakan bahwa 6,6 juta perokok dewasa telah berhenti merokok dan beralih ke IQOS, produk tembakau yang dipanaskan (bebas asap) keluaran perusahaan.

Aspirasi perusahaan adalah bahwa setidaknya 40 juta perokok dewasa akan beralih ke produk bebas asap PMI pada tahun 2025, mengurangi hingga sejumlah 55 juta perokok dewasa PMI pada tahun tersebut.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved